SuaraBanten.id - Hati-hati tertipu, hoaks jenazah Covid-19 sadis dan bohong banget beredar di medsos.
Hoaks jenazah Covid-19 sadis dan bohong banget masih berseliweran ditengah Pandemi Covid-19.
Ada sekira 5 hoaks jenazah Covid-19 yang berhasil dirangkum SuaraBanten.id yang masih beredar di media maya.
Kasus Covid-19 belakangan semakin menggila dan tak terkendali, kondisi tersebut diperparah dengan banyaknya beredar hoaks.
Cek Fakta Suara.com telah merangkum kumpulan hoaks seputar jenazah Covid-19.
Mulai dari kabar jenazah Covid-19 Dilempar ke Makam Seperti Kubur Hewan sampai adanya mayat Covid-19 yang hanyut dari India sampai Malaysia.
Berikut merupakan 5 hoaks seputar jenazah Covid-19:
1. Jenazah Covid-19 Dilempar ke Makam Seperti Kubur Hewan?
Beredar video singkat sejumlah tenaga medis menguburkan pasien Covid-19 dengan cara yang tak manusiawi. Jenazah Covid-19 dilempar dari dalam peti ke dalam liang lahat.
Baca Juga: Warga Papua Bersiap Lockdown Agustus Nanti, Jubir Gubernur: Kecuali untuk PON dan Peparnas
Video tersebut diunggah oleh akun Facebook bernama Kultum Ustaz Abdul Somad, Lc.Ma pada 23 September 2020. Berikut narasi yang ditambahkan dalam unggahan video tersebut:
"Subhanallah, jenazah diperlakukan seperti menguburkan binatang."
Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, Sabtu (26/9/2020), klaim yang menyebut jenazah Covid-19 dilempar ke makam seperti mengubur binatang adalah klaim yang keliru.
Faktanya, video tersebut merupakan hasil suntingan atau editan orang yang tak bertanggungjawab. Video tersebut diduga sengaja disunting memanfaatkan masa pandemi Covid-19 yang saat ini masih berlangsung.
2. Angkut Mayat Sudah Pakai Truk Bukan Ambulans di Jakarta?
Beredar narasi yang memberikan peringatan jika mengangkut mayat sudah tidak lagi menggunakan ambulance di DKI Jakarta. Narasi dibagikan oleh akun Facebook Fenny pada 22 Juni 2021.
Berita Terkait
-
Kisah Sukses Zulhaida Sitanggang, Mampu Sulap Sampah Pasar Jadi Usaha Beromzet Jutaan Rupiah
-
Efek Domino Pandemi Bikin Harga Mobil Bekas Gagal Turun
-
Polisi Ringkus Komplotan Begal Sadis di Pekanbaru, Belasan Motor dan Mobil Disita
-
Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19
-
IHSG Hancur Lebur Seperti Era COVID-19, Padahal Tak Sedang Pandemi
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk
Pilihan
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
Terkini
-
Pria Tewas Terjatuh dari Lantai 4 Mall Ramayana Serang Usai Pesta Miras
-
Temuan Jenazah di Pulau Enggano Belum Terkonfirmasi, DVI Masih Uji DNA Korban KM Arupadhatu 1
-
Dukung Olahraga Nasional, BRI Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026
-
Hari Kedelapan Pencarian KM Arupadhatu 1: Tim SAR Sisir 500 Meter dari Krakatau, Hasil Masih Nihil
-
Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau: SAR Sisir Laut hingga Bengkulu dan Enggano