Tak hanya dokter Tirta, dokter Mila Anasanti juga memberikan tanggapan terkait sosok dr Lois. Menurutnya, sangat aneh kalau banyak orang yang percaya dengan pernyataan dokter Lois. Hal tersebut karena berdasarkan penuturan kakak kelasnya, dokter Lois terindikasi gangguan jiwa.
“STR nya saja sudah expired, sejak 2017, jauh sebelum pandemi Covid-19. Tapi banyak yang percaya dengan ucapan Lois Lois ini. Termasuk umat Muslim yang sudah ngaji. Aneh sekali kenapa mereka tak percaya Ilmuwan muslim dan ulama tapi malah percaya orang yang STRnya sudah expired. Dan kakak kelasnya mengatakan kalau beliau terindikasi gangguan jiwa,” ungkapnya.
Dipanggil IDI
Atas pernyataan yang dilontarkan tersebut, dokter Lois dipanggil oleh PB IDI. Hanya saja, pihak PB IDI belum bisa memastikan kapan proses klarifikasi terhadap dokter Lois dapat dilakukan.
“Majelis Kehormatan Etik Kedokteran Ikatan Dokter Indonesia (MKEK IDI) sedang memanggil yang bersangkutan untuk diminta klarifikasi,” kata Ketua Umum PB IDI dr Daeng M Faqih.
Tantang dokter Tirta debat ilmiah
Setelah dokter Tirta menyebut kalau pernyataan dr Lois banyak yang tidak benar, ia ditantang untuk melakukan debat ilmiah. Dokter Tirta lantas menolak tantangan dari dr Lois.
“Itu bukan debat ilmiah, tapi debat kusir. Itu alasan saya hanya mau ngopi karena dia memaki guru dan memaki teman saya, sehingga hal ini harus dibuktikan secara ilmiah dan sesuai, mau dia para ahli sengaja berkumpul untuk menyaksikan pendapat dia,” ungkap dokter Tirta melansir Okezone.
Dokter Lois diamankan polisi
Baca Juga: Ungkap Tak Pecaya COVID 19, dr Lois Owien Ditangkap Polisi
Kini, dokter Lois resmi diamankan pihak Mabes Polri setelah ditangkap jajaran Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya pada Minggu, 11 Juli 2021. Namun, Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Mabes Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan belum mengetahui kronologis hingga detil kasus tersebut.
“Hal itu diungkapkan oleh Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Mabes Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan.
Berita Terkait
-
Berapa Heart Rate Normal Saat Lari? Ini Penjelasan Dokter Tirta
-
Disentil Dokter Tirta dan Dokter Gia, Mengapa Adegan Medis Sinetron Kita Kerap Abaikan Riset?
-
3 Sepatu Lari Lokal Terbaik untuk Maraton Pilihan dr Tirta, Cek Spek dan Harganya
-
Dokter Tirta Bagikan Tips agar Tetap Aman di Tengah Paparan Abu Vulkanik
-
Review Sepatu Lari Lokal Size Besar Rekomendasi dr Tirta, Murah tapi Gak Murahan
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Modus Jual Sembako Tak Setor Hasil, Kejati Banten Tahan Tersangka Korupsi PT ABM Rp6,8 M
-
Kampung Somang yang Tenggelam di Bendungan Karian Kembali Muncul, Ini Penjelasan Pengelola
-
Pimpin PUTRI Banten, Nana Sunjana Target Pariwisata Dongkrak Ekonomi Masyarakat
-
Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi
-
Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu