SuaraBanten.id - Tanda tanya banyak kalangan terkait nilai akuisisi Rans Cilegon FC yang dulu bernama Cilegon United FC terungkap. Raffi Ahmad bongkar nilai akuisisi Cilegon United Rp8 miliar.
Diketahui, kabar Raffi Ahmad akuisisi Cilegon United yang kini bernama Rans Cilegon FC sempat menghebohkan dunia pesepak bolaan akhir Maret lalu.
Sejak saat itu, Chairman Rans Cilegon FC Raffi Ahmad, maupun Dewan Pengawas Rans Cilegon FC Yudhi Aprianto enggan menyebut nilai akuisisi klub asal Kota Baja itu.
Namun, baru-baru ini Raffi Ahmad ungkap nilai akuisisi sebesar Rp8 miliar. Besaran nilai akuisisi itu terungkap melalui unggahan infokom.rancilegon.fc.
Dalam postingan tersebut suami Nagita Slavina itu mengungkapkan bahwa. Biaya untuk merawat club sepak bola pada tahun pertama mencapai Rp.20 miliar.
"Itu untuk pemain, untuk perawatan, untuk semua lah," kata Raffi Ahmad dalam tayangan Youtube Vega Darwanti TV.
Diungkapkan Raffi, dalam menaungi atlet tidak tidak mudah. Dirinya ingin memberikan yang terbaik untuk para pemain Rans Cilegon FC, baik dari sisi kesehatan, fasilitas, asuransi dan lainnya.
"Kan kita harus ada dokter pribadinya, ada vitaminnya, karena kan kita menaungi atlet, gizinya yang bener, tempat tinggal yang layak, kesehatannya, asuransi, semuanya," beber ayah Rafatar itu.
Selain itu iya juga mengungkapkan, untuk bisa memiliki club sepak bola tentunya tidak mudah. Sultan Andara itu kudu merogoh kocek yang dalam.
Baca Juga: Patuhi PPKM Darurat, Pemain Rans Cilegon FC Berlatih di Rumah Masing-masing
"Belum akuisisi club nya. Akusisi club nya itu kisaran Rp8 miliar," ungkapnya.
Dikatakan dia, dalam setahun dirinya bersama dengan team untuk merawat sebuah club sepak bola harus merogoh kocek yang sangat dalam sampe dengan kurang lebih Rp20 miliar.
"Pokonya mobilitas opex setahun itu kira-kira kisaran Rp20 miliar hampir, itu setahun," terangnya.
Kontributor : Adi Mulyadi
Berita Terkait
-
Profil Persikad Depok: Klub Liga 2 Championship, Nagina Slavina Dikabarkan Jadi Presidennya
-
Sempat Dirahasiakan, Raffi Ahmad Akhirnya Ungkap Penyakit yang Membuatnya Harus Dioperasi
-
Nama Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Bea Cukai Rp61,3 Miliar, Amy Qanita Akui Sempat Syok
-
Berulang Kali Digosipkan Pencucian Uang hingga Suap, Raffi Ahmad Trauma Bekerja di Pemerintahan?
-
Kasus Suap Bea Cukai Blueray, Kenapa Seret Nama Raffi Ahmad?
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Gubernur Banten: 801 SMA hingga MA Swasta di Banten Kini Gratis
-
Usut Sungai Ciujung yang Hitam dan Bau, DLHK Banten Kantongi 3 Fokus Investigasi
-
Langgar 3 Ranah Hukum Sekaligus, Kementerian LH Gugat Produsen Oli Bekas di Tangerang
-
Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat