SuaraBanten.id - Pasien Covid-19 di Rumah Sakit Umum Pusat atau RSUP Sitanala membludak. Baru hari kedua tenda darurat terisi penuh. Pasien Covid-19 di RSUP Sitanala membludak bahkan disediakan kursi antrean.
Ketua Satgas Covid-19 RSUP Sitanala, Sarwoko mengatakan tenda darurat RSUP Sitanala mulai dioperasikan sejak Senin (28/6/2021). Terdiri atas dua tenda dan memiliki total 22 kasur tenda darurat sudah terisi penuh.
"Sebanyak 22 kasur yang disediakan dan itu Sudah full," ujar Sarwoko saat dikonfirmasi, Selasa (29/6/2021).
Sarwoko menambahkan salah satu tenda difungsikan sebagai ruang instalasi gawat darurat (IGD) yang berisikan 14 kasur.
Sementara itu, salah satu pasien Yayat warga Batu Ceper mengatakan, ia bersama istrinya mengantre sejak pukul 15.30 WIB. Namun hingga saat ini, ia belum juga mendapatkan perawatan.
"Ngantre dari jam 15.30 WIB, saya disini sama istri saya, syaratnya sih cuma kasih KTP saja," kata yayat.
Pantaun Suarabanten, terlihat puluhan pasien Covid-19 mengantre di tenda darurat RSUP Sitanal. Bahkan terlihat belasan warga yang menunggu dengan kursi roda.
Nampak puluhan petugas terdiri dari perawat hingga keamanan di RSUP Sitanala mengatur pasien yang datang.
Kontributor : Muhammad Jehan Nurhakim
Baca Juga: Peserta Vaksinasi Massal di Kota Serang Pingsan, Diduga Phobia Jarum Suntik
Berita Terkait
-
Status Pandemi Dicabut, Perawatan Pasien Covid-19 Bakal Ditanggung BPJS
-
INFOGRAFIS Tutupnya Operasional RSDC Wisma Atlet Kemayoran
-
Yang Tertinggal, Bekas Pusat Isolasi Pasien Covid-19 Saat Pandemi
-
Kini Resmi Ditutup, Kilas Balik Sejarah Wisma Atlet Hingga Jadi RS Darurat Covid-19
-
Pasien COVID-19 Bertambah 222 Orang Hari Ini, Warga DIminta Tidak Lengah
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
Pasutri di Banten Ditangkap! Jual Remaja Lewat MiChat dengan Modus Janji Kerja Restoran
-
Prabowo Larang Keras ASN Cilegon Mudik Pakai Mobil Dinas: Itu Aset Negara, Bukan Milik Keluarga
-
Kejari Telusuri Dugaan Korupsi Pengadaan Mamin Reses di DPRD Cilegon
-
Mudik 2026: Pelabuhan Ciwandan Siap Tampung 5.000 Motor, Lengkap dengan Area UMKM
-
Pamflet Orang Hilang Bergambar Bupati Lebak Beredar, Aliansi Mahasiswa Ungkap Alasannya