SuaraBanten.id - Gubernur Banten Wahidin Halim positif COVID-19 sejak, Rabu (24/6/2021) pekan lalu. Namun Wahidin Halim baru membukanya, Senin (28/6/2021) kemarin.
Wahidin Halim pun mengaku sudah 4 hari melakukan isolasi mandiri. Keadaan Wahidin Halim pun diklaim sudah baik-baik saja.
Wahidin Halim isolasi mandiri di rumah dinas Gubernur Banten yang berada di Jalan Ahmad Yani, Sumurpecung, Kota Serang.
“Isolasi ketat? Nggak juga. Cuma saya tetap menjaga untuk tidak berisiko kepada orang lain,” katanya.
Sementara, sejumlah wartawan isolasi mandiri karena sempat wawancara Gubernur Banten Wahidin Halim. Kini Wahidin Halim Positif COVID-19.
Wahidin Halim wawancara dengan jurnalis yang melakukan peliputan di lingkungan Pemerintah Provinsi Banten.
Beberapa jurnalis yang pernah kontak dengan Wahidin kini menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing.
Belum ada keterangan resmi dari Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti terkait hal tersebut.
Bertubi-tubi pertanyaan wartawan dalam grup media center penanganan COVID-19 Banten seperti angin lalu.
Baca Juga: STOP PRESS! Gubernur Banten Wahidin Halim Positif COVID-19
Kondisi kesehatan Gubernur Banten Wahidin Halim terganggu. Wahidin Halim positif COVID-19 masuk dalam kategori orang tanpa gejala.
Wahidin Halim mengaku baik-baik saja. Wahidin Halim positif COVID-19 terpapar dari ajudan. Ajudan itu biasa melayani dirinya dalam menjalankan tugas sebagai orang nomor satu di Banten.
“CT (cycle threshold nya 35 .19. Partikel virus yang masuk sedikit,” ujar WH kepada awak media, Senin (28/6/2021).
Wahidin Halim positif COVID-19 diketahui setelah menjalani swab Rabu (24/6/2021) silam.
“Tanpa gejala, sekarang sudah baik, istirahat empat hari, sekarang biasa-biasa aja,” kata pria yang kini berusia 66 tahun tersebut.
Tag
Berita Terkait
-
Diduga Tercemar, Sungai Ciujung Berubah Hitam dan Berbau
-
Bosch Bongkar Penyebab Dewa United Dibungkam Pelita Jaya di Game 2 Semifinal IBL 2026
-
Statistik Gila Perrin Buford: 28 Poin, 12 Rebound, 12 Assist saat Pelita Jaya Hajar Dewa United
-
Maut di Jembatan Bitung: Tokoh Pramuka Banten Tewas Ditabrak Lari Truk, Polisi Buru Pelaku
-
Deretan Ulah Oknum TNI Disorot! Desakan Kembalikan Militer ke Fungsi Pertahanan Menguat
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Gubernur Banten: 801 SMA hingga MA Swasta di Banten Kini Gratis
-
Usut Sungai Ciujung yang Hitam dan Bau, DLHK Banten Kantongi 3 Fokus Investigasi
-
Langgar 3 Ranah Hukum Sekaligus, Kementerian LH Gugat Produsen Oli Bekas di Tangerang
-
Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat