SuaraBanten.id - Polisi maling! Polisi Maling! begitulah teriakan warga di Pelabuhan Merak tepatnya di Dermaga 2. Kerana teriakan itu maling berkaos polisi atau Polisi gadungan ditangkap.
Kabar maling berkaos polisi beraksi di Merak. Maling berkaos polisi beraksi di Masjid Al-Ikhlas. Maling berkaos polisi curi equalizer di Masjid Al-Ikhlas.
Terlihat ada di sekitar Dermaga 2 Pelabuhan Merak, maling berkaos polisi diamankan Personel KSKP Merak. Polisi berhasil meringkus pria berkaos polisi usai salah seorang warga berteriak 'polisi maling, polisi maling'.
Usai menangkap pelaku, personel KSKP Merak langsung membawa pria tersebut menggunakan kendaraan roda dua ke kantor KSKP Merak, dan selanjutnya diserahkan ke unit Reskrim Polsek Pulomerak.
Informasi yang berhasil dihimpun SuaraBanten.id, Pria yang mengaku bernama Andri tersebut, merupakan pelaku pencurian equalizer di Masjid Al-Ikhlas, Lingkungan Bumi Waras, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon.
Kapolsek KSKP Merak AKP Deden mengatakan, pihaknya mengamankan pria yang mengaku bernama Andri di Dermaga II Pelabuhan Merak, usai adanya teriakan Polisi Maling dari salah seorang warga di sekitaran pelabuhan.
"Polisi maling, polisi maling. Petugas yang berada di lokasi langsung sigap dan mengamankan salah seorang pria yang berkaos polisi dan bercelana polisi," kata Deden.
Pria yang memakai kaos coklat bertuliskan Polisi di punggung, ternyata bukan polisi yang sesungguhnya. Pria tersebut mengaku berasal dari Bakauheni, Lampung.
"Pria yang mengaku bernama Andri tersebut kami amankan karena melakukan pencurian equalizer di Masjid Al-Ikhlas Bumi Waras, Pulomerak pada Minggu (13/6/2021). Yang bersangkutan tidak membawa kartu identitas apapun, ngakunya orang Lampung bernama Andri," ujar Deden.
Baca Juga: Kritik Tokoh NU Soal Ulama Dorong Poligami: Dia Tak Paham Islam
Deden menjelaskan, setelah melakukan pencurian equalizer pada pekan lalu, Andri kemudian pergi ke Jakarta. Bahkan, equalizernya dijual di Jakarta dengan harga Rp 400 ribu.
Kamis (17/6/2021), ada salah satu petugas di Pelabuhan Merak yang mendapatkan laporan adanya orang yang dicurigai mencuri equalizer di Masjid Al-Ikhlas.
"Setelah dapat laporan, kami tangkap Andri di Dermaga II Pelabuhan Merak. TKP (Tempat Kejadian Perkara-red) pencuriannya di wilayah hukum Polsek Pulomerak, KSKP Merak hanya membantu melakukan penangkapan, saat ini Andri kami serahkan ke Polsek Pulomerak," terangnya.
Kontributor : Adi Mulyadi
Berita Terkait
-
Waspada Lewat S. Parman! Begal Modus Polisi Gadungan Gentayangan, Tuduh Korban Bawa Narkoba
-
Pelabuhan Merak Padat, 75 Ribu Pemudik Menyeberang ke Sumatera
-
Rekayasa Mudik Dikritik, Pelabuhan Penunjang Padat Merak Justru Lengang
-
Modus Baru! Rp300 Ribu Jadi Umpan, Pencuri di Kramat Jati Ngaku Kasat Narkoba Gondol Motor Ojek
-
Link CCTV dan Kapal Pelabuhan Merak untuk Pantau Arus Mudik Nataru 2025 Real-Time
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Serbuan Wartawan Bikin Anak Walikota Serang Malu dan Sembunyi Saat Diantar Sekolah
-
Bikin Haru, Cerita Ayah di Serang Ini Rela Bangun Subuh Demi Antar Anak Hari Pertama SD
-
Bingung Cari Uang Nikah, Pemuda 25 Tahun Nekat Tusuk Leher Ojol yang Sedang Tidur di Tangerang
-
Krisis Murid Berujung Merger 3 SDN di Kota Serang: Rombel Dipangkas, 3 Guru Terdepak
-
Imbas Sistem Zonasi dan Krisis Anak Usia Sekolah, 3 SD Negeri di Kota Serang Terpaksa Dimerger