SuaraBanten.id - Brutal, seorang pedagang buah keliling dan rujak buah, Mamat (58) digorok ODGJ atau orang dengan gangguan jiwa di Kresek Tangerang.
Sebelum pedagang buah keliling digorok ODGJ, awalnya pedagang buah keliling menuju pasar malam di jalan arah Kampung Soge, Desa Talok, Kecamatan Keresek, Kabupaten Tangerang.
Namun, saat melitasi jembatan pisau pedagang buah keliling yang digunakan untuk memotong buah direbut ODGJ. Setelah itu, leher pedagang buah keliling disayat.
“Langsung dibawa ke puskesmas Kresek. Lukanya sayatan pada leher. Untung tidak memutus urat leher. Kalau sampai urat putus bisa habis pendarahan,” kata Uken warga yang mengetahui kejadian tersebut, Rabu (16/6/2021).
Sempat dilarikan ke Puskesmas, pasien kemudian dirujuk ke rumah sakit di wilayah Balaraja. Pihak puskesmas merujuk pasien untuk mendapatkan perawatan lebih intensif.
ODGJ yang melakukan aksi penganiayaan kini sudah diamankan oleh Polsek Kresek. Polisi masih mendalami kondisi kejiwaan pelaku.
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Nekat Banget! 990 Besi di Atas Trailer Digondol Pakai Mobil Crane
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Ratusan Dapur MBG Tangerang Belum Layak Sanitasi, BGN Ancam Tutup Permanen
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator