SuaraBanten.id - Seorang petani asal Cipanas Lebak, Ujang Ruslan (40) diseruduk babi hutan, Rabu (16/6/2021). Akibatnya, petani di Cipanas Lebak tersungkur bahkan hingga menyebabkan luka 14 jahitan.
Petani diserang babi hutan saat mencangkul di sawah. Petani diseruduk babi hutan di sekitar sawah di Kampung Sitoko, Desa Pasir Haur, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Lebak. Petani digigit babi hutan dibagian punggung hingga luka 14 jahitan.
Usai diserang babi hutan, petani asal Cipanas Lebak itu langsung dibawa ke puskesmas terdekat. Ujang mengalami luka gigitan di bagian punggung.
“Lukanya cukup parah terutama di bagian punggung. Ada sekitar 14 jahitan di punggung, belum luka lain karena diseruduk dan digigit,” kata Kasman, adik dari Ruslan.
Menceritakan kembali aksi babi hutan menyerang kakaknya, Kasman menyebutkan saat itu Ruslan sedang mencangkul di area persawahan tidak jauh dari rumahnya. Tiba-tiba dari belakang datang seekor babi yang langsung menyeruduk Ruslan hingga tersungkur.
“Kayaknya itu dari hutan, ukurannya cukup besar. Babi itu nyeruduk kakak saya sampai jatuh dan berkali-kali, sampai baju dan celananya juga robek,” ujar Kasman.
“Kakak saya teriak-teriak minta tolong, lalu datang warga dan ada yang memang suka memburu membawa senapan angin langsung menembak babi hutan itu,” sambung Kasman.
Warga memang sering melihat babi hutan di sekitar area persawahan mereka. Namun, sampai menyerang warga baru kali pertama terjadi di wilayah tersebut.
“Kalau ngelihat di persawahan memang sering ya, kadang 3 sampai 5 ekor. Tapi kalau sampai menyerang begini baru ini,” katanya.
Baca Juga: Tergelincir Saat Nyalip, Pemotor Asal Ciomas Tewas Terlindas Truk
Berita Terkait
-
UMKM Kabupaten Lebak Jadikan Makanan Tradisional Andalan Bisnis, Raup Cuan Miliaran Rupiah
-
Pemkab Banten Berikan Pelatihan UMKM, Ekonomi Masyarakat Bisa Andalkan Produk Unggulan Daerah
-
Pasar Murah Kebutuhan Pokok di Lebak, Banten
-
Gempa Magnitudo 5,5 Mengguncang Wilayah Lebak Banten, Getarannya Terasa Sampai Jakarta
-
Dialog program FMSRB - Ditjen PSP Kementan
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Warga Banten Pemilik Mobil Listrik Bebas Pajak, Ini Penjelasan Wagub Dimyati
-
Momen Wali Kota Cilegon Bareng Ebiet G. Ade Iringi Refleksi HUT ke-27 Cilegon
-
Pemuda di Cikeusal Rudapaksa Siswi SD dan Paksa Korban Curi Emas Orang Tua Lewat Ancaman Video
-
5 Alasan Wajib Nonton Tradisi Seba Baduy: Ada Barongsai, Layar Tancap, Hingga Diplomat 10 Negara
-
Siapa yang Bermain? Polemik Kali Ciputat Jadi Ajang 'Saling Serang' Dewan vs Pengembang