SuaraBanten.id - Cak Nun alias Emha Ainun Nadjib doakan anak pelacur jadi Presiden. Cak Nun minta jamaah doakan anak pelacur jadi presiden. Cak Nun buat geger media sosial melalui pernyataan eksentriknya.
Cak Nun sempat berandai-andai, bagaimana jadinya jika anak pelacur diangkat sebagai presiden berikutnya?
Dikutp dari video berjudul ‘Doa Seorang Pelacur’ di saluran Youtube resminya, Cak Nun memastikan, harapan tersebut bukan sekadar guyon atau imajinasi semata. Cak Nun ingin seluruh masyarakat mendapat kesempatan yang sama—termasuk mereka yang lahir dari rahim pelacur.
Awalnya, Cak Nun mengungkap, tak ada seorang pun di muka bumi yang bermimpi atau bercita-cita menjadi pelacur. Itulah mengapa, dia meminta masyarakat jangan menghakimi profesi mereka tanpa mengetahui kebenaran di baliknya.
Cak Nun bahkan mengaku, ia bersama teman-teman Kiai Kanjeng kerap mengunjungi tempat-tempat pelacuran di Jawa Timur. Bukan hanya datang atau berkunjung, dia juga menyampaikan pesan-pesan kehidupan di hadapan para wanita yang ‘bekerja’ di sana.
“Teman-teman sekalian, saya sering datang ke tempat seperti itu dengan segala fitnahnya. Saya pernah sama Kiai Kanjeng pentas di tempat pelacuran terbesar se-Asia Tenggara yang namanya Dolly. Dan semua datang, para pelacur itu, untuk pertama kalinya mereka libur semalam,” ujar Cak Nun, dikutip Selasa (15/6/2021).
“Saya mengatakan kepada mereka, saya datang ke sini bukan untuk mendukung pekerjaan Anda. Saya datang ke sini untuk berunding, berapa tahun lagi Anda butuh persiapan untuk keluar dari sini,” sambungnya.
Menariknya, budayawan itu mengaku pernah mengajak Walikota Surabaya, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), dan pemuka agama untuk memberi pembekalan kepada pelacur-pelacur tersebut. Sebab, kata dia, pelacur merupakan profesi yang tidak bisa ‘naik pangkat’, sehingga tak ada jaminan untuk masa depan.
“(Pelacur-pelacur itu) harus ada perhitungan pasti bahwa tahun ke sekian, Anda sudah mencapai stagnansi, dan pada saat itu Anda sudah punya keterampilan kerja, Anda sudah punya himpunan modal ada kadarnya untuk bisa memulai hidup yang baru,” terangnya.
Baca Juga: Cak Nun Sebut Megawati Tak Sekolah dan Enggak Punya Ilmu, Ferdinand Angkat Suara
Lebih jauh, Cak Nun menambahkan, meski kerap distigmakan sebagai profesi kotor, namun masyarakat diminta tetap mencintai pelacur sebagai makhluk ciptaan Tuhan. Namun, ‘cinta’ yang dimaksud bukan dengan datang atau menggunakan jasa mereka, melainkan dengan cara berdoa supaya mereka dibukakan jalan yang terbaik.
“Saya harap Anda memiliki ketegaan hati untuk mengotori kaki-tangan Anda sendiri. Bukan untuk melacurkan diri, bukan untuk melacur di sana. Tetapi untuk mencintai mereka sebagai hamba Allah,” pintanya.
Cak Nun soal anak pelacur jadi presiden
Selain kepada pelacur, dia juga meminta masyarakat mau dan bersedia mendoakan anak-anak pelacur. Jangan sampai, kata dia, keturunan mereka menjalani kehidupan sulit dan memilukan. Siapa tahu, suatu hari nanti, ada anak pelacur yang menjabat sebagai Presiden Indonesia.
“Syukur Anda mendoakan bahwa anaknya akan lahir menjadi orang besar, anaknya akan lahir menjadi orang yang betul-betul dicita-citakan ibunya yang pelacur itu, yang tidak mungkin mendoakan anaknya untuk juga menjadi pelacur. Pasti anaknya didoakan menjadi anak yang saleh dan salehah,”
“Mudah-mudahan, Anda ikut berdoa, suatu hari nanti kalau perlu, presiden kita adalah anak pelacur. Karena doa pelacur itu jauh lebih tinggi keinginannya dibanding doa kita yang sudah baik-baik ini,” kata dia.
Berita Terkait
-
Ketika Sastra Menjadi Kritik Sosial: Membaca Cak Nun Lewat Dosa Mencabut Kutukan Tarian Rembulan
-
Cak Nun Pernah Prediksi Soal Perang Iran vs Israel - AS Sejak 2012, Indonesia Bela Siapa?
-
Selain Serangan Amerika-Israel, Viral 'Ramalan' Cak Nun Soal Tahun 2029: Semua Berjatuhan
-
Tuhan Nggak Butuh Pengacara: Belajar Beragama "Santuy" tapi Berisi Bareng Mbah Nun
-
Silsilah Noe Letto, Putra Cak Nun Dilantik Jadi Tenaga Ahli Dewan Pertahanan Nasional
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Dari Lomba hingga Tawa, Anak-anak Mauk Belajar Berani di Momen Kemerdekaan
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil
-
Sembunyikan Emas Rp63 Miliar di Anus dan Kemaluan, 7 WNA China Ditangkap di Bandara Soetta
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel