SuaraBanten.id - Kasus pelanggaran prokes HRS ditangkap dan dipenjara. Netizen berpandangan cuma kasus pelanggaran prokes HRS atau Habib Rizieq Shihab ditangkap dan dipenjara. Netizen bahkan mendoakan semoga hakim dapat hidayah.
Baru-baru ini tagar KamiDukungIBHRS menjadi salah satu tranding Twitter tepatnya Senin (14/6/2021).
Warganet yang menginginkan Habib Rizieq Shihab dibebaskan menggaungkan tagar tersebut di Twitter.
Diketahui, Habib Rizieq Shihab terdakwa kasus swab test RS Ummi Bogor yang diduga menyebarkan berita palsu.
Habib Rizieq Shihab dituntut oleh jaksa dengan hukuman 6 tahun penjara atas perkara tersebut.
Saat sidang lanjutan perkara kasus swab test RS Ummi di Pengadilan Negeri Jakarta Timur berlangsung tagar ini menjadi trending topic .
Dalam agenda sidang Senin (14/6/2021) dilakukan pembacaan replik atau tanggapan atas pledoi Habib Rizieq oleh jaksa.
Banyak dari warganet yang membela Habib Rizieq dengan mengatakan bahwa Habib Rizieq merupakan satu-satunya pelanggar protokol kesehatan yang dipidanakan.
Seperti akun Twitter dengan nama @Terompah12 yang menyebut bahwa semua perilaku permohonan maaf dan penuntusan Habib Rizieq tak diindahkan oleh jaksa.
Baca Juga: Banten Zona Oranye COVID-19, Banyak Penularan dari Klaster Keluarga
“Satu-satunya pelanggar prokes yang disidang, ditangkap, dan dimasukkan ke dalam penjara. Kata maaf sudah terlontar, denda sudah dibayarkan, namun belum cukup puas jaksa menuntutnya.
Sekarang isi pledoi sedang diuji hakim. Semoga hakim dapat hidayah,” tulis akun warganet @Terompah12, dikutip terkini.id, Senin 14 Juni 2021.
Ada pula beberapa warganet yang mengatakan bahwa Habib Rizieq merupakan sosok yang dibutuhkan ummat.
Sehingga mereka memilih untuk mendukung Habib Rizieq agar dibebaskan.
“Dalam negara otoriter segala cara digunakan untuk menghentikan langkah IBHRS, karena IBHRS adalah tokoh oposisi pemersatu ummat,” komentar warganet @Vifeback.
Hal senada disampaikan oleh akun Twitter @JembulMania291 yang menyebut bahwa Imam Besar Habib Rizieq Shihab bukanlah orang sembarangan.
Berita Terkait
-
KPK Dalami Keterangan Bupati Kuansing soal Dugaan Amplop untuk Menhut Raja Juli
-
Bupati Kuansing Minta Land Cruiser, Mobil Dibeli Kredit dengan Cicilan Rp46 Juta Per Bulan
-
KPK Tahan Suhardiman Amby dalam Kasus Dugaan Suap Jual Beli Jabatan Sekda
-
Usai Buron, Taufik Hidayat Tersangka Kasus Penyekapan Cileunyi Ditangkap
-
Akademisi UI Soroti Penangkapan Dokter Tifa, Sebut Ada Sinyal Intimidasi ke Rektor
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
6 Fakta di Balik Munculnya Spanduk 'Tangkap Jokowi' di Lebak Banten
-
Geger Spanduk 'Tangkap Jokowi' Bertebaran di Lebak Jelang Kunjungan ke Banten
-
Satpam Otak Pencurian 1.700 Ompreng Program MBG di Ciputat Positif Sabu dan Ekstasi
-
Sukseskan Program KPP, BRI Pegang Porsi Strategis KUR Perumahan
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih