SuaraBanten.id - Salah satu pegawai di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten, menjadi korban pecah kaca di Jalan Banten Lama, Kelurahan Unyur, Kota Serang. Dua laptop yang berada di mobil dinas berhasil digondol pelaku.
Kasus ini kekinian tengah ditangani Polsek Serang.
“Ya semalam ada kejadiannya. Sekarang masih monitor kejadian tersebut, ya nih saat ini masih proses lidik,” kata Kanit reskrim Polsek Serang Ipda Charles Pardede melalui pesan WhatsApp, seperti diberitakan BantenNews.co.id - jaringan Suara.com Rabu (9/6/2021).
Peristiwa terjadi Rabu (8/6/2021) malam. Saat itu korban sedang minum jamu tradisional di Jalan Banten Lama, tepatnya di Kelurahan Unyur, Kota Serang, Banten.
Korban yang enggan disebutkan namanya tersebut menceritakan bahwa dirinya memarkir kendaraan di pinggir jalan tak jauh dari warung jamu. Saat itu kondisi jalan normal seperti biasa.
Kendaraan lalu lintas seolah tak ada peluang untuk berbuat aksi pecah kaca.
Korban yang merasa kondisi aman pun meninggalkan tas berisi dua unit laptop di dalam kendaraan dinasnya.
“Saya tinggal di dalam mobil. Saya minum jamu, baru tahu setelah balik mobil lagi kaca mobil (tengah) sudah pecah. Dua laptop dan berkas penting lainnya dibawa,” ujar sumber kepada BantenNews.co.id - jaringan Suara.com, Rabu (9/6/2021).
Akibat peristiwa tersebut, korban menderita kerugian puluhan juta. Banyak pekerjaan korban yang semestinya menjadi laporan raib bersama laptop.
Baca Juga: Pernah Kemalingan, Anak Kos Ini Tempel Pesan Kocak di Depan Pintu
Berita Terkait
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Cinta dan Jari yang Patah di Utara Jakarta
Terkini
-
Darurat Pestisida! Sungai Cisadane Tercemar Sepanjang 22,5 Km, Warga Dilarang Konsumsi Air
-
480 Ribu Kartu BPJS PBI di Banten Dinonaktifkan, Ini Jawaban Dinkes dan Gubernur
-
Buntut Sebar Video Syur di Grup 'Semprot', 4 Pria di Banten Jalani Sidang di PN Serang
-
Misteri Kematian Anak Politisi PKS Cilegon: Tersangka Ajukan Praperadilan, Ngaku Bukan Pembunuhnya
-
Karya Anak Bangsa, Disiplinku Siap Bangun Fondasi Tim Profesional di Era Digital