SuaraBanten.id - Ratu Aya (6), Alfi (6), dan Sri Rahayu (9), 3 anak perempuan tewas di Kali Kebalen Banten Lama. Mereka warga Kecamatan Kasemen.
Mereka tewas saat sedang berenang, Jumat (4/6/2021) kemarin.
Kepala pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Serang Diat Hermawan mengatakan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.30 WIB.
“Pada pukul 16.30 WIB, korban yang bernama Ratu Aya, Sri Rahayu, dan Alfi sedang berenang di Kali Kebalen dan satu orang lagi atas nama Zahroh bermain di pinggir kali. Tidak lama kemudian, warga setempat mendengar teriakan dari Zahroh (9) yang berteriak minta tolong,” ujarnya, Jumat (4/6/2021).
Zahroh berteriak karena tiga orang temannya tidak muncul ke permukaan saat sedang berenang.
Para warga sekitar berusaha menolong, namun nahas ketiga teman Zahroh tidak bisa diselamatkan.
Warga sekitar segera mengevakuasi para korban ke Puskesmas Kasemen.
Sementara, Zahroh sebagai korban yang selamat mengalami trauma akibat melihat ketiga temannya tenggelam.
Saat ini dirinya telah mendapatkan perawatan trauma healing dari bidan di Puskesmas Kasemen, Kota Serang.
Baca Juga: Jadwal SIM Keliling Kota Serang, Jumat 4 Juni 2021
Berita Terkait
-
Adaptasi yang Belum Tuntas: Dilema Film Rembulan Tenggelam di Wajahmu
-
Adaptasi yang Belum Tuntas: Dilema Film Rembulan Tenggelam di Wajahmu
-
Di Era Digital, Mengapa Banyak Bisnis Cepat Viral tetapi Cepat Tenggelam?
-
Tragedi Pantai Ampenan Berakhir Duka, Jasad Bocah 9 Tahun Ditemukan Mengapung di Perairan Bintaro
-
Operasi Pencarian Kapal Migran WNI yang Tenggelam di Malaysia Resmi Dihentikan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sederhana dan Gemar Bercanda, Ini Sosok Mantan Wali Kota Serang Syafrudin di Mata Budi Rustandi
-
Kejari Tangsel Bongkar Dugaan Korupsi, Kepala Unit Jadi Tersangka
-
Gubernur Banten: 801 SMA hingga MA Swasta di Banten Kini Gratis
-
Usut Sungai Ciujung yang Hitam dan Bau, DLHK Banten Kantongi 3 Fokus Investigasi