SuaraBanten.id - KPU Kabupaten Pandeglang bakal melakukan update data pemutakhiran data pemilu. Update tersebut akan dilakukan tiga bulan sekali.
Untuk memaksimalkan pemutakhiran data pemilu, KPU Kabupaten Pandeglang bersinergi dengan Pemkab Pandeglang.
Berbagai pihak seperti Dinas Kependudukan dan catatan sipil, aparatur desa hingga kepolisian ikut andil dalam peristiwa tersebut.
KPU Pandeglang melakukan daftar pemilih lanjutan guna meningkatkan kualitas data pemilih guna kepentingan pemilihan umum mendatang.
"Pemutakhiran daftar pemilih ini penting dilaksanakan untuk berbagai kepentingan, diantaranya penetapan jumlah tempat pemungutan suara (TPS) sebelum pemilu digelar," kata Ketua KPU Pandeglang Ahmad Suja'i di Pandeglang, Jumat (4/6/2021).
Ia menyatakan telah berkoordinasi dengan Bupati Pandeglang Irna Narulita terkait pemutakhiran daftar pemilih lanjutan tersebut dan rencananya akan dilaksanakan secara rutin setiap tiga bulan sekali.
"Kami lakukan tiga bulan sekali, dan dalam pelaksanaannya nanti akan berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, seperti Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Kepolisian, dan Pemerintahan Desa.
Dengan pemutakhiran daftar pemilih lanjutan, kata dia, diharapkan sebelum pelaksanaan pemilu telah memiliki data TPS tetap, "road map", serta bisa melihat berapa angka riil warga yang belum memiliki KTP elektronik sebagai bukti memiliki hak pilih.
Bupati Pandeglang Irna Narulita menyatakan sangat mendukung pemutakhiran daftar pemilih lanjutan, karena setelah saat daftar pemilih tetap (DPT) pasti mengalami perubahan.
"Setiap saat DPT itu akan berubah, baik itu yang pindah domisili atau karena meninggal dunia," kata Irna Narulita. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Zulkifli Hasan Target PAN Banten Tiga Besar di Tanah Jawara
-
Gabungan Harta Kekayaan Mertua Beby Tsabina, Dituding Bangun Politik Dinasti
-
Kontroversi Dimyati Natakusumah Mertua Beby Tsabina Dikuliti: Kasus Pelecehan hingga Korupsi
-
Kontroversi Keluarga Natakusumah: Dugaan Korupsi, Pelecehan hingga Dinasti Politik Banten
-
Kekayaan Rizki Natakusumah: Suami Beby Tsabina Disebut Dinasti Politik Banten, Ternyata Tak Punya Rumah?
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Kejari Tangsel Bongkar Dugaan Korupsi di Pegadaian, Kepala Unit Layanan Syariah Jadi Tersangka
-
Gubernur Banten: 801 SMA hingga MA Swasta di Banten Kini Gratis
-
Usut Sungai Ciujung yang Hitam dan Bau, DLHK Banten Kantongi 3 Fokus Investigasi
-
Langgar 3 Ranah Hukum Sekaligus, Kementerian LH Gugat Produsen Oli Bekas di Tangerang
-
Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup