SuaraBanten.id - Ustadz Yusuf Mansur digoyang isu Ustadz Yusuf Mansur jilat Jokowi demi dapat kursi komisaris BUMN. Sebab Ustadz Yusuf Mansur sejak lama memuji-muji Jokowi penuh kebaikan.
Bahkan rekam jejak digital Ustadz Yusuf Mansur puji Jokowi membekas.
Melalui akun media sosial pribadinya, Ustadz Yusuf Mansur memastikan, tak ada niatan apapun selama memuji Presiden Jokowi.
Dia hanya merasa kagum dengan pemimpin negara tersebut. Bahkan, dia beberapa kali mendoakannya.
“Pak Jokowi emang terbaik, luar biasa pencapaiannya. Kalau ada kekurangan, ya namanya juga manusia. Doain Pak Jokowi bisa presiden yang baik, pemimpin yang baik, dijauhkan dari segala sifat jelek. Izinkan saya mencintainya tanpa pamrih,” tulis Yusuf Mansur.
Selain kepemimpinannya yang dirasa baik, kata dia, Jokowi juga telah menunaikan tugasnya dalam hal pembangunan infrastruktur. Itulah mengapa, kecintaannya terhadap Jokowi muncul secara natural.
“Pembangunan juga di mana-mana. Saya bisa salah menilai, tapi banyak yang merasakan. Doain beliau dan pemerintahan sekarang, doa itu juga kembali ke kita kok.”
“Saya sekali lagi bilang, saya mencintainya, karena itu saya mendoakannya,” kata dia.
Lalu tweet @themoonpolice singgung Ustadz Yusuf Mansur yang berlebihan memuji Jokowi.
Baca Juga: Jokowi Minta Menpora Persiapkan Penyelenggaraan FIBA Asia Cup dengan Baik
"Umat dan Rakyat Indonesia sangat mencintaimu dan menyayangimu sebagai Ulama di Indonesia ini,..
Karena Umat dan Rakyat Indonesia tidak ingin Ulamanya diperbudak oleh Umaro/pemimpin negeri yang tidak mengutamakan Rakyatnya,.. dan nggak mau ngeliat Ulamanya menjilat untuk jabatan," tulis @themoonpolice.
Ustadz Yusuf Mansur pun pastikan dirinya bukan penjilat.
"Saya pastikan saya ga bakal ngejilat. pandangan bhw saya menjilat, ga ada di kamus saya. tp terserah yg mandang jika dianggap demikian. nyatanya saya ga pernah ngejilat2. saya punya harga diri, ga minta2, &justru ngajar kemandirian, iman&tauhid, giving. gitu2. btw, mksh ya," kata @Yusuf_Mansur.
Berita Terkait
-
Bahlil Bongkar Perintah Jokowi 4 Hari Setelah Dilantik: Larang Ekspor Bijih Nikel Tanpa Rapat
-
Prabowo Ungkap Kesaktian Bahlil Bikin Ketawa Jokowi: Orang Solo Itu Susah Ketawa Tapi Beliau Bisa
-
Sempat Menang Eksepsi, Sidang Dakwaan Baru dr. Tifa di Kasus Ijazah Jokowi Ditunda karena Ini
-
Gugatan Banjir Sumatera terhadap Empat Presiden Ditolak, Demokrat Sebut Salah Alamat Pengadilan
-
Singgung Era SBY-Jokowi, Purbaya: Mesin Ekonomi Kita Pincang 20 Tahun Terakhir
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Nekat Banget! 990 Besi di Atas Trailer Digondol Pakai Mobil Crane
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Ratusan Dapur MBG Tangerang Belum Layak Sanitasi, BGN Ancam Tutup Permanen
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator