SuaraBanten.id - Nelayan Bojonegara tewas tenggelam di perairan Cikantum, Desa Margagiri, Kecamatan Bojonegara Kabupaten Serang, Minggu (30/5/2021) dini hari.
Nelayan itu ditemukan hari kedua pencarian. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal di Lokasi Kejadian Perkara (LKP) tepatnya pukul 02.30 WIB.
“Pada dini hari tepatnya pukul 02.30 WIB, korban yang bernama Nurhendri telah berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia ” kata Kepala Kantor SAR Banten, M Zaenal Arifin.
Jenazah nelayan asal bojonegara berhasil ditemukan pada operasi pencarian hari kedua dan langsung di evakuasi ke rumah duka.
Operasi tersebut dilakukan tim SAR gabungan yang terdiri dari Tim Rescue KP&P Banten, Unit Siaga SAR Merak, ABK KN SAR Drupada, Kepolisian Perairan (Polair) Polda Banten, Babinkamtibnas, Babinsa, dan masyarakat Desa Margagiri.
Sebelumnya, diberitakan Nurhendri bersama paman korban yaitu Baudin (41) dan Endang (60) yang merupakan orangtua korban sedang menuju ke bagan tancap (alat penangkapan ikan yang menggunakan jaring dan lampu yang diletakkan di perairan-red) yang berada di perairan sekitar Bojonegara.
Saat berjalan ke anjungan perahu, korban yang diduga tidak bisa berenang terpeleset sehingga jatuh ke laut. Melihat kejadian itu, paman bersama orang orang tua korban langsung memutar perahunya untuk memberikan pertolongan. Namun nahas, korban tidak bisa ditemukan saat waktu kejadian.
Berita Terkait
-
8 Wartawan Dikeroyok saat Meliput Sidak, DPR: Pelaku Harus Diproses Hukum
-
KLH Segel Pabrik Pengolahan Limbah di Kabupaten Serang
-
Bawaslu RI Periksa 12 Orang Terkait Dugaan Politik Uang di PSU Pilkada Serang
-
Kecewa dengan Putusan MK, PAN Serang Siap Menangkan Ratu-Najib Lagi saat PSU Pilkada
-
Tragis! Siska Bocah 10 Tahun Derita Kanker Ganas Pasca Vaksinasi di Sekolah, Keluarga Minta Bantuan
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
1.100 Korban PHK PT PWI 6 Rangkasbitung Diprioritaskan Masuk Perusahaan Baru
-
Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara
-
Nekat Angkut 32 Ribu Benur Lobster Tanpa Izin, Pria Asal Sukabumi Dihentikan Polisi di Lebak
-
Ribuan Buruh Terkena Dampak, PT Parkland World Indonesia di Lebak PHK 1.100 Karyawan
-
Dugaan Pemerasan dan Bullying Intimidasi Siswi SMPN 10 Ciputat, Polisi Mulai Investigasi