SuaraBanten.id - Polemik alih fungsi SD jadi SMP di Cilegon terus berlanjut. Dewan panggil Dinas Pendidikan Kota Cilegon untuk mengklarifikasi hal tersebut.
Belakangan diinformasikan ada empat SD negeri dialih fungsi menjadi SMP Negeri. Perubahan SD menjadi SMP itu dilakukan untuk menambah jumlah SMP Negeri yang ada di Kota Cilegon.
Keempat SD beralih fungsi itu berada di empat kecamatan yang diantaranya yakni, di Kecamatan Citangkil SDN Walikukun, Kecamatan Purwakarta SDN Kubangkutu, Kecamatan Grogol SDN Gerem 3, dan salah satu SDN di Kecamatan Jombang.
Baru-baru ini dikabarkan rencana Dinas pendidikan mengalih fungsikan SD menjadi SMP mendapat penolakan dari warga di empat titik lokasi yang ditentukan.
Penolakan datang dari para wali murid yang anaknya bersekolah di SD tersebut. Karena SD yang masih aktif itu rencananya akan di gunakan untuk proses belajar mengajar Sekolah menengah Pertama atau SMP.
Ketua Komisi II DPRD Kota Cilegon Faturohmi mengatakan, pihaknya mengingatkan dindik untuk tidak gegabah dalam mengambil keputusan dan mengalihfungsikan SD yang masih aktif menjadi SMP.
"Tentunya SD-SD yang nantinya akan dialihfungsikan menjadi SMP faktanya itu kan masih ada siswanya, masih aktif. Kecuali ada SD yang sudah tidak aktif maka kami persilahkan, jadi kami mengingatkan jangan gegabah dinas pendidikan mengalihfungsikan SD menjadi SMP yang pada dasarnya SD itu masih dibutuhkan oleh masyarakat," katanya kepada awak media.
Faturohmi mengungkapkan, jika Dindik akan membangun SMP baru pada tahun ini, pihaknya juga meminta agar Dindik tidak membentur-benturkan masyarakat dengan kebijakan soal pendidikan.
"Kami mengingatkan kepada Dindik, yang rencananya pembangunan SMP baru, tidak membentur-benturkan masyarakat yang ada di bawah," ujarnya.
Baca Juga: Sejarah Cilegon Banten, Kini Kota Baja Hingga Klub Bola Dibeli Raffi Ahmad
Faturohmi juga meminta Dindik, agar pembangunan SMP yang baru, nantinya menggunakan lahan yang baru pula. Tidak menggunakan gedung SD yang masih aktif.
"Namun untuk lokasi SMP harus melakukan kajian yang ekstra, sehingga tidak menimbulkan polemik," pungkasnya.
Ditempat yang sama, Kepala Dinas Pendidikan Kota Cilegon Ismatullah mengakui bahwa keputusan menggunakan gedung SD Aktif di empat Kecamatan menimbulkan pro dan kontra.
"Tentunya ini menjadi pro dan kontra, ini menjadi nasehat yang baik untuk kita, SMP baru ini kan kebutuhan masyarakat, saya rasa ini bukan kepentingan dinas atau kepentingan Wali Kota," ujarnya.
Ismatullah menegaskan, pembuatan SMP baru ini mengingat kepentingan masyarakat dan untuk memenuhi hak orang banyak. Karena dibeberapa titik itu tidak terpenuhi.
"Jadi kami juga mendapatkan dukungan dewan itu, untuk SMP baru lanjut. Kita belum putuskan untuk lahan baru, tapi kita putuskan di tahun ini berdiri SMP baru. terkait lahan baru, itu sedang kami bicarakan, karena regulasinya tidak murah dan tidak mudah," tegasnya.
Berita Terkait
-
Polisi Beberkan Kaitan Pencurian di Rumah Eks DPRD dengan Anak Politikus PKS
-
Viral Peras Pabrik Chandra Asri, Ketua Kadin Cilegon Dituntut 5 Tahun Penjara
-
Melihat Metode pembelajaran modern Smart Clasroom
-
Kemendagri Batalkan Mutasi Kepala SMPN 1 Prabumulih, Wali Kota Arlan Terancam Sanksi
-
Ajudan Presiden: Kepsek dan Satpam Kembali Bertugas di SMP 1 Prabumulih
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Puluhan Ribu Peserta BPJS PBI di Tangerang Dinonaktifkan, DPRD: Pemkot Harus Hadir
-
Banten Kembangkan Pariwisata Olahraga, Infrastruktur Jadi Tantangan Utama
-
Anggota Komisi VII DPR RI Minta Kota Mandiri Integrasikan Pariwisata dengan UMKM Lokal
-
Cari Liburan Anti Bosan di Banten? 4 Rekomendasi Destinasi di Cilegon - Serang, Pas Buat Keluarga
-
Siap Kawal Program Prabowo, Fraksi Gerindra Cilegon Diminta Kritis Berbasis Data