SuaraBanten.id - Ganjar Pranowo menemui Ketua Umum PDI perjuangan Megawati Soekarnoputri sehari sebelum Konsolidasi PDIP Jateng atau Jawa Tengah. Ganjar Pranowo ungkap alasan temui Megawati pra konsolidasi PDIP Jateng.
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mendatangi Megawati, Jumat (21/5/2021). Ganjar Pranowo memastikan pertemuannya hanya merupakan silaturahmi momen Idul Fitri.
"Jumat sore kemarin, saya halal bihalal," kata Ganjar melalui pesan singkat seperti dikutip dari Solopos.com-Jaringan Suara.com, Minggu (13/5/2021).
Meski demikian, Ganjar Pranowo tak menjawab saat ditanya apakah ada pembicaraan khusus antara dirinya dan Megawati. Namun hari itu, Ganjar juga mengantarkan lukisan bergambar Megawati karya seniman Djoko Susilo.
Pertemuan itu sebelumnya terungkap dari vlog Ganjar yang diunggah sejumlah akun Instagram, di antaranya akun milik Djoko Susilo, djokosusilo_painting dan akun fanbase masganjar_.
"Mengantar lukisan untuk Ibu Mega. Semoga senang Bu. Sehat selalu Ibu," demikian tulis akun Instagram masganjar_.
Lukisan Megawati dan Anak
Lukisan yang dibawa Ganjar itu menampilkan Megawati dikelilingi banyak anak-anak. Presiden kelima ini tampak tersenyum dalam lukisan tersebut.
"Pak Djoko lukisan sudah diterima Ibu. Ibu seneng banget gambar anaknya ceria-ceria. Monggo Bu, ke Pak Djoko pesan apa Bu," kata Ganjar.
Baca Juga: Tagar RI 1 Tranding Twitter, Natizen Posting Foto Ganjar Pranowo
"Pak Djoko matur nuwun nggih, sesuai seperti yang saya inginkan. Sekali lagi matur nuwun," kata Megawati.
Pertemuan ini terjadi sehari sebelum acara pengarahan dan konsolidasi DPD PDIP Jawa Tengah yang digelar tanpa mengundang Ganjar. Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah Bambang Wuryanto mengatakan Ganjar memang tak diundang lantaran dinilai sudah kelewatan.
"Tidak diundang. Wis kemajon [kelewatan], yen kowe pinter, ojo keminter [bila kamu pintar, jangan sok pintar]," kata Bambang, dikutip dari Antara, Minggu (23/5/2021).
Berita Terkait
-
Megawati: Hai TNI-Polisi, Kalian Tuh Sebetulnya Datang dari Mana?
-
30 Tahun Kudatuli, Megawati: Republik Ini Dibangun dengan Air Mata, Darah dan Keringat!
-
30 Tahun Kudatuli: Kisah Maryono yang 'Hidup Lagi' hingga Rahasia Dandang Megawati
-
Kaesang Incar Suara Jateng untuk PSI, Ganjar: Orang Nyalon Kok Nantang
-
Kaesang Maju di Dapil Puan, Ganjar: Silakan, Saya Masih Yakin Jateng Kandang Banteng!
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Viral Tudingan Pakai APBN untuk Konser K-Pop, Ini 6 Fakta Klarifikasi Wagub Banten Soal Putrinya
-
Dimyati Natakusumah Tepis Isu Anaknya Pakai Uang Negara Demi Nonton K-Pop di Korsel
-
PBNU Minta Ponpes Tanpa Izin Dilarang Beroperasi dan Dilarang Pakai Gelar Kiai
-
Lebak Resmi Siaga Darurat Kekeringan! BPBD Pasok Air Bersih Setiap Hari ke Desa Pelosok
-
Rekor Tiga Kali Selundupkan Sabu dan Ekstasi ke Jakarta, Bareskrim Buru Jaringan Pilot Malaysia