SuaraBanten.id - Terkait agresi militer Israel ke Palestina, Perdana Menteri atau PM Israel Kambing Hitamkan Hamas. PM Israel Benjamin Netanyahu menegaskan pihaknya bukan menyerang warga Palestina melainkan teroris Hamas.
Benjamin Netanyahu mengklaim terntara Israel paling bermoral di dunia.
Seluruh tindakan yang dilakukan militer Israel belakangan ini, menurut Benjamin Netanyahu membela diri.
Menurut Benjamin Netanyahu mereka mustahil mengirim serangan andai tak ada pihak lain yang memulainya.
Baca Juga: Kecam Agresi Militer Israel, Wartawan Pandeglang Turun ke Jalan
Oleh karena itu, pada konflik pihaknya dengan Palestina ia menuding bahwa Hamas adalah tokoh antagonis yang sebenarnya.
"Israel tidak memulai konflik ini. Kami diserang tanpa alasan oleh organisasi teroris Hamas yang menembakkan 4 ribu roket ke Ibu Kota kami dan ke kota-kota kami," ujar Benjamin Netanyahu, Sabtu 22 Mei 2021 seperti dikutip Terkini.id-Jaringan Suara.com
Netanyahu lebih lanjut mengungkapkan, tak ada satu pun negara di dunia yang berdiam diri ketika mendapat serangan. Maka dari itu, menurutnya, langkah yang diambil Israel sudah merupakan keputusan tepat.
"Tidak ada negara yang akan berdiam diri ketika diserang dengan cara yang begitu kriminal. Israel tidak berbeda," tegasnya.
Ia pun mengklaim bahwa saat ini pihaknya tidak memerangi penduduk atau warga sipil di Palestina, melainkan Hamas yang menurutnya adalah kelompok teroris.
Baca Juga: Tuding Ulama 212 Bohong, Youtuber Fransiskasari: Kapan Palestina Berjasa?
"Tapi kami melakukan sesuatu yang berbeda. Kami memerangi teroris yang bersembunyi di antara warga sipil di salah satu tempat terpadat di dunia," ungkapnya.
Menurut Netanyahu, Hamas menggunakan warga sipil untuk menjadi tameng mereka. Sehingga, setiap kali ada serangan balik yang dilancarkan Israel dan mengenai penduduk tak bersalah itu bukan menjadi kesalahannya.
"Mereka menembakkan roket ke warga sipil kami sambil menggunakan warga sipil mereka sebagai perisai manusia," tuturnya.
Mengutip Hops.id, Benjamin Netanyahu juga mengungkapkan penyesalannya setiap kali ada warga sipil yang kehilangan nyawa.
Namun, kata Netanyahu, Israel tak punya pilihan lain demi melindungi negaranya dari serangan Hamas.
"Kami menyesali setiap kehilangan nyawa, tetapi saya dapat memberitahu Anda secara pasti, tidak ada tentara di dunia yang bertindak dengan cara yang lebih bermoral daripada tentara Israel," ujarnya.
Berita Terkait
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
Pilihan
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
Terkini
-
Kawasan Banten Lama Dipadati Ribuan Peziarah Pada Libur Lebaran
-
Pulau Merak Besar dan Pulau Merak Kecil Dipadati Ribuan Wisatawan
-
Perayaan HUT Kabupaten Pandeglang Bakal Digelar Sederhana, Buntut Efisiensi Anggaran
-
Pantai Batu Saung Anyer Dipadati Wisatawan Saat Libur Lebaran 2025
-
KMP Mutiara Ferindo II Kebakaran, 17 ABK Dievakuasi Tim SAR