"Kami terapkan pasal 80 Undang-undang Perlindungan Anak ancaman pidana 5 tahun penjara dengan tambahan sepertiga dengan ancaman tersebut," sebut Iman.
Bocah perempuan di Kota Tangerang Selatan menjadi korban penyiksaan ayah kandungnya sendiri. Bahkan, hingga dipukul dan dicekik.
Video aksi penganiayaan itu pun viral di media sosial Facebook dan twitter. Dalam video yang beredar, terlihat salah satu bocah perempuan sedang dimaki dan diumpat oleh ayahnya.
Sambil memarahi anaknya itu, pelaku bahkan sengaja merekam aksi keji tersebut dan akhirnya viral di media sosial.
Di twitter misalnya, video penyiksaan itu diunggah oleh akun @Namaku_Mei. Dalam video berdurasi 38 detik itu, pelaku yang diketahui bernama WH.
Dalam video tersebut, terdengar WH seolah memaki sang istri sambil menjambak rambut sang bocah lalu dibenturkan ke kasur dan meja rias.
"Liat mukanya nih anak lu nih bangsat. Nih anak lonte anjing, gue suruh ngurusin anak beginian. Lu liat!!! Tai, bangsat. Nih nih," katanya.
Tak hanya itu, perlakuannya pun semakin keji. Selain menjambak, pelaku juga membanting korban hingga terkapar. Tak berhenti disitu, sang korban kembali ditampar.
"Gue mampusin anak lu ini anjing. Mampus lu, gue mampusin ni anak. Lu liat nih hah," katanya lagi.
Baca Juga: WH, Bapak Siksa Anak Perempuan di Serpong Terancam Penjara 5 Tahun
Korban yang terlihat memakai kaos panjang putih dan celana panjang hitam itu hanya bisa pasrah. Bahkan, air matanya tak keluar karena menahan rasa sakit disiksa ayahnya dengan keji.
Video lainnya, beredar di Facebook. Diunggah oleh Rrere Rahayoe. Ada tiga potongan video. Sama seperti video yang beredar di twitter, korban dimaki dan dipukuli.
Lagi-lagi, korban hanya bisa pasrah sambil memegangi handphone dia atas kasur.
Diketahui, aksi tersebut terjadi di wilayah Pondok Jagung Timur, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan.
Berita Terkait
-
Gelar Serpong Warrior Challenge Run 2026, BRI Buka Promo Diskon Tiket 50 Persen di BRImo
-
Mohon Maaf Warga Serpong, PLN Matikan Listrik di Beberapa Wilayah
-
BSDE Didepak dari MSCI, Bagaimana Prospek Sahamnya?
-
KRL Rangkasbitung Alami Kendala, Perjalanan Hanya Sampai Stasiun Serpong
-
Staycation Makin Digemari, Ini Hotel Ramah Keluarga yang Bisa Jadi Pilihan
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
Pilihan
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
Terkini
-
Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan
-
Seorang Nelayan di Pandeglang Tewas Mengenaskan Usai Rumahnya Meledak Diduga Karena Bom Ikan
-
Wali Murid SDIP Pamulang Murka, Sebut Rektor UIN Syarif Hidayatullah Tak Cerminkan Sosok Pendidik
-
Masih Banyak Anak Putus Sekolah di Tangerang?
-
Ribuan Sopir Angkot Blokade Jalur Serang - Merak, Akses Industri Lumpuh Total