SuaraBanten.id - Ada lagi ocehan eks pimpinan Sunda Empire, Lord Rangga soal Banten. Selain Banten merdekakan Amerika Serikat, ternyata asal usul plat nomor polisi Banten A berasal dari Amerika Serikat.
Plat Nopol Banten A adalah kepanjangan dari Amerika. Hal itu diungkap Lord Rangga dalam tayangan di YouTube Deddy Corbuzier.
Lord Rangga baru saja menghirup udara bebas dari Lapas Narkotika Kelas IA Bandung. Lord Rangga menjalani masa hukuman selama dua tahun.
Ternyata podcast yang diunggah Deddy selama 50 menit di kanal YouTubenya ini sudah ditonton sebanyak 3,5 juta penonton. Termasuk Ari Lasso salah satunya. Ari Lasso membagikan potongan video podcast Deddy Corbuzier pada menit ke-13, yang turut mengundang Choky dan Tretan Muslim.
“Artinya mas Deddy masuk kepada diplomatik hati saya dan otak saya. Menyerang. Pasti saya tidak diam dong? Ya kan? Pemberian reaksi. Kenapa saya harus reaksi? Tidak saya mengancam mas Deddy. Saya tidak mengancam. Kata-katanya juga silahkan pindah dari bumi,” ujar Lord Rangga Sasana.
Bagian ini ternyata berhasil mencuri perhatian musisi Ari Lasso. Sehingga Ari mempersilahkan Deddy Corbuzier untuk pindah dari bumi, sama seperti yang dilontarkan Lord Rangga.
Bahkan Ari pun salut dengan Tretan Muslim karena kuat menahan tawa. Padahal, Tretan duduk disamping Rangga Sasana.
“Mas Deddy Cahyadi silahkan anda pindah dari bumi,” tulis Ari Lasso dalam akun instagram pribadinya.
“Salut buat Tretan Muslim yg kuat nahan ketawa. Episode ini sangat mencerahkan,” tambahnya.
Baca Juga: Apa Jadinya Kalau Rangga Sunda Empire dan Aldi Taher Berdebat?
Di dalam podcast ini, pemimpin Sunda Empire mengemukakan teori absurdnya terkait Amerika yang dimerdekakan oleh Banten. Tidak hanya itu, ia juga mengatakan bahwa hidup di dunia ini harus mau diatur.
“Amerika dari Paman Sultan Tirtayasa, kemudian meneruskan ke Sultan Abdul Mufakir, memerdekakanlah saat itu Amerika, makanya Banten punya seri mobil A, itu Amerika,” ungkap Lord Rangga.
“Kenapa Amerika menggunakan US, itu bukan US Army, kenapa depannya US, itu Uncle Sam. Sam-nya adalah Sultah Abdul Mufakir yang dimerdekakan oleh kita di sini, di Banten itu,” sambungnya.
“Suka gak suka hidup di dunia harus ada aturan,” sambungnya.
Setelah mengungkapkan teorinya tersebut, dengan meyakinkan Lord Rangga menyatakan dirinya adalah raja.
“Akulah raja kalian!” teriaknya.
Berita Terkait
-
Sempat Dikira Titik Terang, Temuan Pelampung Dipastikan Bukan Milik Kapal Jurnalis Hilang
-
Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda: Area Diperluas, Puluhan Armada dan Drone Thermal Dikerahkan
-
Masuk Radius Bahaya! Tim SAR Belum Bisa Sisir Pulau Sertung Cari 5 Jurnalis Hilang
-
Pelampung Ditemukan di Lokasi Pencarian 5 Jurnalis, TNI: Belum Bisa Dipastikan
-
Pencarian Rombongan Jurnalis Hilang di Selat Sunda Dilanjut Kamis, Area Diperluas
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan
-
Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda
-
Dampak El Nino Berlanjut Hingga 2027, Kekeringan Parah Ancam Seluruh Kecamatan di Tangsel
-
Pencarian Hari Ke-5 Jurnalis Hilang: SAR Perluas Sektor, Terkendala Kabut Tebal dan Angin Kencang
-
Firasat Tak Biasa Rekan Profesi Sebelum Jurnalis Antara Hilang di Krakatau: Sampai Ucap Kata Pamit