SuaraBanten.id - Wanita berjilbab maki-maki petugas penyekatan anjing diciduk polisi. Aksi penangkapan wanita itu justru bikin salah fokus. Sebab ada air gelas 212 dalam aksi penangkapan perempuan itu di rumahnya.
Pengendara mobil Honda Mobilio mengaku polisi memaki petugas saat disuruh putar balik. Wanita itu pun didatangi polisi di rumahnya.
Akun media sosial @cetul22 membagikan postingan berisi foto suasana rumah pengendara mobil Honda Mobilio tersebut.
Terlihat seorang pria dan wanita berjilbab yang diduga pelaku yang memaki petugas sedang berada di teras rumahnya menerima tamu yang diketahui anggota polisi.
Mengutip dari tayangan tvOne, kedua pelaku tersebut telah mendatangi Polres Sukabumi dan telah meminta maaf atas perbuatannya.
Menariknya, saat foto kunjungan polisi ke rumahnya dibagikan, para netizen lebih fokus ke merek minuman gelas yang disajikan pemilik rumah tersebut.
Diketahui, merek air minum gelas yang disajikan adalah 212.
"Merk air gelasnya 212," tulis seorang netizen.
"Itu bener ya, yg maki-maki anj*ng minumannya 212?" Tulis aktivis NU Muhammad Guntur Romli.
Baca Juga: Anjing Pelacak Siaga di Rumah Tahanan, Cegah Penyelundupan di Momen Lebaran
Seperti diketahui, Pengendara mobil Honda Mobilio tersebut mengaku polisi agar bisa lolos penyekatan perbatasan di Bogor-Sukabumi, Jawa Barat.
Tidak hanya mengaku polisi, pengendara itu juga mengeluarkan kata kasar ke petugas saat diminta pubar balik sesuai dengan aturan larangan mudik pemerintah yang berlaku hingga 17 Mei 2021.
Akhirnya pengendara mobil tersebut keciduk polisi.
Seperti diketahui, sebelumnya jagat media sosial dihebohkan dengan sebuah video yang memperlihatkan satu keluarga pemudik meneriaki petugas pos penyekatan dengan sebutan nama hewan.
Dilihat dari video tersebut, Sabtu 15 Mei 2021, tampak awalnya seorang petugas meminta satu keluarga pemudik yang mengendarai mobil itu untuk putar balik arah karena pemerintah melarang warga untuk mudik.
"Saya udah benar pak. Oleh (aturan) pemerintah. Saya jelaskan aturannya (larangan mudik) yah," ujar sang petugas kepada pria yang berada di kursi depan mobil pemudik tersebut.
Berita Terkait
-
Menyelamatkan yang Terbuang, Cerita Susana Membangun Pejaten Shelter
-
Percabulan di Pati: Pak, Anjing Saya Saja Tidak Seperti Itu
-
Kawi Matin di Negeri Anjing: Potret Manusia yang Dipaksa Menjadi Monster
-
Apakah Pertanda Buruk? Simak Arti Mimpi Dikejar Anjing Lengkap Menurut Primbon Jawa
-
Review Film Eat Pray Bark: Saat Anjing Mengajari Manusia untuk Bersyukur
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
Terkini
-
TV Changhong 32 Inch Garansi Resmi Menjadi Pilihan Terbaik
-
Ratusan Kilometer Tanpa Alas Kaki: Kisah Sarip dan Samid, Kakak Beradik Badui Penjual Madu Odeng
-
Gubernur Banten: RS Dilarang Tolak Pasien BPJS PBI yang Sedang Dinonaktifkan
-
Samsung Galaxy S26 Series Hadir sebagai AI Phone Andal untuk Aktivitas Harian 2026
-
6 Fakta Vonis Eks Anggota DPRD Kota Serang Wahyu Papat dalam Kasus Penggelapan Tanah