SuaraBanten.id - https://www.bantennews.co.id/cara-mengatasi-tubuh-lemas-ketika-puasa/
Lemas saat berpuasa merupakan hal yang seringkali dirasakan. Namun, pernahkah Anda berpikir bahwa puasa dijadikan alasan orang bermalas-malasan?
Hal ini mungkin dikaitkan dengan adanya akibat yang muncul dari berpuasa yakni tentang beberapa keluhan, orang-orang yang berpuasa dapat mengalami keluhan seperti nyeri kepala, lemas, hingga dehidrasi di siang hari. Dan beberapa keluhan tersebut tentunya dapat mengganggu aktifitas kerja seseorang.
Berpuasa yakni menahan hawa nafsu dari lapar, haus, dan nafsu jelek yang lainnya dari semenjak adzan subuh sampai adzan maghrib tiba. Dalam berpuasa, juga secara otomatis bisa Menurunkan Berat Badan.
Jika hari hari biasanya orang menambah nafsu makan, tidak untuk saat puasa ini. Melainkan umat muslim diwajibkan untuk menahan hawa nafsunya dari makan dan minum.
Kelelahan saat berpuasa disebabkan oleh beberapa hal, yakni kurangnya asupan makanan selama puasa, kurangnya cairan, hingga kurang tidur.
Bahkan, Studi Morocco tahun 2001 juga memperlihatkan hasil bahwa orang-orang yang puasa akan muncul gangguan tidur berupa pemendekan dari fase tidur dalam dimana fase ini merupakan waktu yang dibutuhkan tubuh untuk memperbaharui tubuh keesokannya.
Nah, jika mungkin Anda lemas ketika berpuasa, berikut ini akan kami berikan beberapa Cara Mengatasi Lemas Ketika Puasa yang mungkin bisa membantu Anda semua agar tetap semangat dan berenergi dalam menjalankan ibadah puasa.
Baca Juga: Pelabuhan Merak Sepi Penumpang
Terlalu tidur berlebihan tak akan membuahkan hasil yang baik, begitupun dengan kekurangan tidur. Justru akan menimbulkan rasa lelah. Dapat dianjurkan bagi Anda untuk langsung tidur setelah shalat tarawih supaya dpat bangun saat sahur nanti. Tidur sebentar di siang hari juga sangat disarankan.
2. Utamakan Air Putih daripada Kafein
Kafein memiliki peranan diuretik yaitu ketika mengkonsumsi kopi (yang mengandung kafein) bisa menjadikan Anda kekurangan cairan dan bisa menimbulkan dehidrasi. Jadi, selama puasa sangat dianjurkan untuk menghindari konsumsi kopi dan atau minuman bersoda serta perbanyaklah konsumsi air putih ketika berbuka puasa hingga sahur.
Makanan yang Anda konsumsi selama puasa harus mengandung:
* Sayuran dan buah,
* Kentang atau roti,
* Daging / ikan / ayam,
* Susu dan produk susu serta makanan yang mengandung lemak dan karbohidrat.
Pilihlah jenis karbohidrat kompleks, bukan karbohidrat sederhana. Makanan yang mengandung karbohidrat kompleks seperti:
Tag
Berita Terkait
-
Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Tahun 2026, Lengkap Niat, dan Amalan Sunah
-
Jadwal Puasa Ayyamul Bidh pada Januari 2026, Lengkap dengan Niatnya
-
Kapan Puasa Ayyamul Bidh Rajab 2025? Cek Jadwal Resmi dan Bacaan Niatnya
-
Bolehkah Puasa Rajab Sekaligus Mengganti Utang Puasa Ramadan? Simak Hukum Lengkapnya
-
Doa Buka Puasa Rajab Sekaligus Qadha Ramadhan yang Benar, Jangan Sampai Keliru
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
Terkini
-
Belasan Warga Badui Tewas Digigit Ular Tanah, Apa Kendalanya?
-
Cek Jadwal KRL Rangkasbitung-Tanah Abang 2 Januari 2026: Kejar Kereta Pagi Biar Weekend Lebih Cepat
-
Destinasi Wisata Religi Terpopuler di Banten untuk Awali Tahun 2026 dengan Berkah
-
Melipir ke Cipanas Lebak! Ini 3 Hidden Gem Wisata Alam untuk Liburan Akhir Tahun 2025
-
Pemkot Tangsel Mampu Benahi Permasalahan Sampah, Pengamat: Ancaman Pidana Lingkungan Masih Prematur