SuaraBanten.id - Ustaz Ahong soal ngafir-ngafirin ulama, ia menyinggung sahabat Umar juga pernah ke Gereja.
Baru-baru ini ramai Gus Miftah ceramah di Gereja menuai kritik Ustaz Adi Hidayat dan Ustaz Abdul Somad. Kedua ustaz kondang itu juga memberikan jawaban yang mengisyaratkan umat muslim yang masuk gereja dianggap kafir.
Merespon hal tersebut, Ustaz Ahong angkat suara dan memberi komentar pedas. Ia menilai orang yang mengkafirkan tokoh agama yang ceramah di Gereja keterlaluan.
"Orang yg ngafir-ngafirin tokoh agama ceramah di gereja itu keterlaluan banget sih. Padahal Sahabat Umar bin Khattab itu pernah masuk gereja. Bahkan waktu shalat Ashar (menurut salah satu riwayat) tiba, tokoh agama di gereja tsb nyuruh Sahabat Umar shalat di situ," tulisnya melalui akun @ustadz_ahong.
"Tapi sahabat Umar nolak. Kenapa? Sahabat Umar takut kalau nanti ada umat Muslim yg menghancurkan gereja dan mengalihfungsikannya menjadi masjid. Masya Allah bijaksana banget ya pemikiran Sahabat Umar ini," imbuhnya dalam postingan tersebut.
Ia juga menjabarkan dibawah kepemimpinan Umar Bin Khatab berhasil melakukan futuhat ke beberapa wilayah Asia Tengah sejak tahun 22 Hijriah.
"Doktor Ali Muhammad al-Shalabi dalam bukunya al-Daulatul Utsmaniyah: ‘Awamilun Nuhudh wa Asbabus Suquth, menjelaskan bahwa Umat Islam di tangan khalifah Umar bin Khatab berhasil melakukan futuhat ke beberapa wilayah Asia Tengah sejak tahun 22 Hijriah," jelasnya.
Saat melakukan penaklukan beberapa wilayah jazirah Arab, sahabat Umar bin Khattab tetap menghormati non-Muslim dan membiarkan rumah ibadah mereka tetap berdiri. Dalam Futuh al-Buldan, Imam al-Baludzuri menyebutkan riwayat berikut ini.
"Umar bin Khattab menarik ‘Utbah (bin Ghazawan) dari Mosul. Ia melantik Hurtsumah bin Arfajah al-Bariqi. Di Mosul terdapat benteng pertahanan, gereja, pemukiman kecil orang-orang Nasrani dekat gereja, pemukiman Yahudi," ungkapnya..
Baca Juga: UAS Sebut Masuk Rumah Ibadah Agama Lain Haram, Gus Sahal: Itu Picik
Hurtsumah menjadikan Mosul sebagai kota. Ia tempatkan orang-orang Arab di tempat mereka, dan mengumpulkan (di pemukiman) khusus mereka. Kemudian ia membangunkan masjid al-Jami
Selain itu, sahabat Umar bin Khattab juga pernah mencatat perjanjian kepada masyarakat al-Quds (Palestina) bahwa mereka bebas menjalankan keyakinan agama mereka, dan sahabat Umar memberikan jaminan keamanan terhadap jiwa dan gereja mereka.
Catatan perjanjian tersebut tertulis dalam catatan Imam al-Thabari dalam kitab Tarikh-nya. Umar menulis surat untuk mereka, “Bismillahirrahmanirrahim. Inilah pemberian hamba Allah, Umar, pemimpin orang-orang mukmin untuk penduduk Elia, yang berupa kemanan, bagi jiwa, harta, ..
gereja, dan salib mereka, juga orang sakit, sehat, dan semua agama penduduk Elia. Gereja mereka itu tak boleh ditempati, dihancurkan, dikurangi bentuk gereja dan salib, dan sedikit pun dari harta mereka (tak boleh diambil). Mereka tak boleh dipaksa (meninggalkan) agama mereka.
Satu pun dari mereka tak boleh disakiti … Dalam perjanjian ini, terdapat janji Allah, tanggung jawab Rasulullah, para penggantinya, dan orang-orang mukmin yang sudah diberikan jizyah.
Perjanjian ini disaksikan oleh Khalid bin al-Walid, Umar bin al-‘Ash, ‘Abdurrahman bin Auf, Mu‘awiyah bin Abi Sufyan. Umar menulis surat ini, dan datang pada tahun 15 H.
Berita Terkait
-
Gus Miftah: Pesantren Harus Jadi Benteng Lawan Bullying dan Kecanduan Gadget
-
Gus Miftah Masuk Radar Pemimpin Masa Depan PBNU
-
Dituding 'Menjilat' Prabowo Terkait Selat Hormuz, Gus Miftah: Ini Soal Keyakinan!
-
Gus Miftah Puji Diplomasi Prabowo di Tengah Panas Selat Hormuz: Makanya BBM Tidak Naik!
-
Ustaz Abdul Somad Unggah Foto Bareng Jusuf Kalla, Singgung Soal 'Makar'
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Kejari Tangsel Bongkar Dugaan Korupsi, Kepala Unit Jadi Tersangka
-
Gubernur Banten: 801 SMA hingga MA Swasta di Banten Kini Gratis
-
Usut Sungai Ciujung yang Hitam dan Bau, DLHK Banten Kantongi 3 Fokus Investigasi
-
Langgar 3 Ranah Hukum Sekaligus, Kementerian LH Gugat Produsen Oli Bekas di Tangerang
-
Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup