SuaraBanten.id - Wagub Banten Andika Hazrumy marah tes GeNose di Pelabuhan Merak tidak sesuai prosedur yang berlaku dalam pengecekan Covid-19. Wagub Banten Andika Hazrumy marah saat mengecek pelaksanaan GeNose di Pelabuhan Merak.
Wagub Banten marah saat meninjau Pelabuhan Merak tepatnya di tempat penumpang pejalan kaki melaksanakan tes GeNose.
Pantauan SuaraBanten.id, Wagub melihat pendaftaran pengecekan GeNose, setelah itu Wagub bersama rombongan juga melihat proses pengecekan di tirai untuk menentukan hasil GeNose.
Terlihat, petugas pengecekan GeNone baik pendaftaran maupun petugas yang ada di dalam tirai ridak menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) keselamatan, saat beberapa penumpang melakukan pendaftaran dan pengecekan.
Terlihat juga, kantong bekas pengecekan GeNose beserakan tidak disimpan di tempat tertutup usai di periksa GeNos oleh petugas. Wagub juga mengarahkan hal itu, untuk dilakukan perbaikan prosedur.
Wagub Banten Andika Hazrumi mengatakan, pihaknya melakukan pengecekan bersama dengan Wakapolda Banten dari sisi keselamatan dan kenyaman penumpang di Pelabuhan Merak.
"Ya tadi sekaligus dengan Wakapolda, kadinkes, kami mengecek dari kesiapan, itu dari sisi keselamatan, dan kenyamanan, kalau dari sisi fasilitas kami melihat disini sudah memenuhi syarat," katanya kepada awak media
Kata Andika, dalam pengecekan tersebut pihaknya menemukan beberapa catatan yang harus diperbaiki oleh pihak Pelabuhan Merak. Terutama pada pengecekan Covid-19, menggunakan alat GeNose di loket pejalan kaki.
Andika menganggap, pengecekan GeNose yang ada di Pelabuhan Merak untuk pejalan kaki itu tidak sesuai dengan prosedur yang ada untuk pengecekan Covid-19.
Baca Juga: Sebelum Larangan Mudik, 218.982 Orang Nyeberang dari Pelabuhan Merak
"Cuma ada beberapa catatan tadi pelaksanaan pemeriksaan GeNose harus lebih di rapihkan, karena kondisi yang ada kudu bener steril tidak bisa asal," kata pria yang biasa di sapa Aa.
Diungkapkan Andika, jika pengecekan itu dilakukan tidak sesuai prosedur itu akan menimbulkan penyebaran Covid-19 di lingkungan tersebut, melihat hal itu pihaknya langsung melakuka komunikasi dengan Kepada Dinas Kesehatan (Kadinkes) Provinsi Banten, yang juga ikut dalam rombongan tersebut.
"Karena itu juga kan bisa menimbilkan penyebaran covid-19. Tapi saya tadi langsung koordinasikan dengan Kadinkes. Dan bu kadis juga sudah komunikasikan agar lebih di benahi lagi," katanya
"Jelas, jelas langsung saya langsung tugas kan langsung bu kadis suruh koordinasi. Karena bagaimanapun untuk kessellamatan dirinya dan juga penumpang," katanya lagi.
Andika memprotes pelaksanaan pengecekan Covid-19 karrna tidak menggunakan APD lengkap dan tidak sesuai dengan prosedur yang berlaku.
"Minimal kan kalau petugas medis itu dilengkapi dengan peralatan medis maskernya harus betul-betul jelas yang betul kan memakainya juga, tadi kan pas dilihat maskernya agak turun petugasnya.
Berita Terkait
-
Pelabuhan Merak Padat, 75 Ribu Pemudik Menyeberang ke Sumatera
-
Rekayasa Mudik Dikritik, Pelabuhan Penunjang Padat Merak Justru Lengang
-
Link CCTV dan Kapal Pelabuhan Merak untuk Pantau Arus Mudik Nataru 2025 Real-Time
-
Arus Mudik Nataru, Truk Logistik Dialihkan ke Pelabuhan Ciwandan
-
Merak Macet, Menhub: Itu Gara-gara Gelombang Tinggi, Harap Dipahami
Terpopuler
- Prabowo Mau Gratiskan Pendidikan SD hingga Universitas Negeri, Dananya dari Uang Korupsi
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Viral Video Ulama Houthi Serukan Serangan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
- 6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level
- Viral Foto Duduk Bareng, Terungkap 6 Momen Kedekatan Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi
Pilihan
-
Emil Audero dan 5 Pemain Tinggalkan Rayo Vallecano
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
Terkini
-
Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane
-
10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda
-
PAN Cilegon Bidik Kursi Ketua DPRD dan Wali Kota, Yandri Susanto Dorong Dede Rohana Maju 2029
-
World Cleanup Day 2026, JHL Group Gandeng Banksasuci Bersihkan Sampah di Sungai Cisadane
-
BRI Perkuat Ekosistem Perumahan Jakarta, Dukung Program 3 Juta Rumah