SuaraBanten.id - Kekalahan Rans Cilegon FC melawan Persita Tangerang Sabtu (1/5/2021) malam bakal berujung pemecatan pemain klub yang baru saja di akuisisi Raffi Ahmad itu. Hal tersebut sempat diperbincangkan oleh Chairman Rans Cilegon FC Rudy Salim.
Pertandingan Rans Cilegon FC VS Persita Tangerang berlangsung tiga babak dengan skor akhir 2-0. Gol yang diperoleh Persita Tangerang dihasilkan melalui penalty babak pertama dan kedua setelah Rans Cilegon FC mempertahankan perolehan skor 0-0.
Sementara pada babak ketiga Rans Cilegon FC VS Persita Tangerang keduanya imbang dengan perolehan skor 0-0.
Usai pertandingan babak ketiga Rans Cilegon FC VS Persita Tangerang. Head Coach atau kepala pelatih Bambang Nurduansyah dan Chairman Rans Cilegon FC menyinggung masalah pemecatan pemain.
Percakapan itu diawali oleh Banur yang menyatakan bahwa dirinya tidak melihat hasil dalam pertandingan pertama Rans Cilegon FC melawan Persita Tangerang.
"Artinya saya ngak lihat hasil, mungkin anak-anak sudah tau ke depan seperti apa yang harus," ungkapnya saat berbincang dengan Rudy Salim.
Namun, Rudy Salim malah menjawab pernyataan Banur dengan seloroh mempertanyakan apakah ada pemain yang harus dipecat. "Ada yang langsung dipecat? hahaha," tanya Rudy Salim kepada Banur sambil tertawa.
Tak berfikir lama, Banur langsung menjawab pertanyaan tersebut juga dengan candaan.
"Hamka Hamzah. Yang ada saya dipecat sama Hamka Hamzah," ungkapnya lalu disusul tawaa Banur dan Rudy Salim.
Baca Juga: Rans Cilegon FC Kalah Lawan Mantan Klub Kaptennya, Ini Jawaban Hamka Hamzah
Lebih lanjut, Rudy Salim menyatakan pertandingan tersebut tidak benar-benar dianggap serius olehnya. Namun, ia tetap menjadikan pertandingan itu untuk evaluasi ke depan.
"Ini buat fun aja, kita juga belum masuk strategi juga. Baru evaluasi dasar, cukup lumayan yah. cukup puas yah?," Tanyanya ke Banur.
"Sangat Puas" Jawab Banur.
Sebelumnya diberitakan, Rans Cilegon FC milik Raffi Ahmad dihajar Persita Tangerang alasannya baru latihan. Rans Cilegon FC digulung 2-0 atas kemenangan Persita Tangerang.
Pertandingan uji coba Rans Cilegon FC VS Persita digelar di Stadion Benteng, Tangerang. Alasan kekalahan Rans Cilegon FC baru latihan seminggu.
Pertandingan Rans Cilegon FC VS Persita Tangerang berlangsung tiga babak dengan skor akhir 2-0. Gol yang diperoleh Persita Tangerang dihasilkan melalui penalty babak pertama dan kedua setelah Rans Cilegon FC mempertahankan perolehan skor 0-0.
Berita Terkait
-
Asal-usul Lily Dipertanyakan Rayyanza ke Nagita Slavina
-
Dedi Mulyadi Mendadak Minta Dicarikan Jodoh, Ekspresi Raffi Ahmad Tuai Sorotan
-
Diterpa Hujan dan Angin, Atap Stadion Indomilk Arena Rusak
-
Intip 6 Produk Makeup Nagita Slavina di Momen Lebaran yang Bikin Tampil Glowing
-
Lebaran ke Rumah Bobby Nasution, Raffi Ahmad dan Gigi Kembali Disentil Isu Liar Asal-usul Lily
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Banjir Rendam 40 Titik Palembang, Dua Lansia Sakit Tak Berdaya hingga Dievakuasi dari Rumah Terendam
-
Baru 17 Tahun, Siti Khumaerah Sudah Diterima di 5 Kampus Dunia
-
Sidoarjo Mencekam! Tim Jibom Turun Tangan Selidiki Ledakan Maut di Pabrik Baja Waru
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Belajar Empati dari Peristiwa Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya, Pakai APAR Tidak Perlu Izin
Terkini
-
Update Kasus Mahasiswa Intip Dosen: Flash Disk Berisi Video Terlarang Diamankan Polda Banten
-
Maling Menangis, Pemilik Tertawa: Mobil Warga Serang Ini Kembali dalam Kondisi Lebih Glowing
-
Oknum Mahasiswa Untirta Rekam Dosen di Toilet, Korban Resmi Lapor ke Polda Banten
-
Jamin Keamanan Jemaat POUK Tesalonika, Bupati Tangerang Siapkan Fasilitas Ibadah yang Layak
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?