SuaraBanten.id - Trend pengangguran di Kota Cilegon terus mengalami peningkatan dalam dua tahun terakhir ini. Hal tersebut diungkapkan Wali Kota Cilegon Helldy Agustian usai Musrenbang di Hotel Royal Krakatau Senin (5/4/21)
Helldy Agustian mengatakan, serapan tenaga kerja di Kota Cilegon beberapa tahun ini begitu buruk hal ini dibuktikan dengan banyaknya pengangguran di Kota yg memiliki banyak Objek Vital Nasional itu.
"Sejak tahun 2018 itu ada di tiga terendah 2019 dan 2020 ini kan jadi dua terendah, kita kan belum pernah mencapai, ya minimal baik lah diangka 4 besar atau 5 besar lah," kata Wali Kota Cilegon Helldy Agustian, Senin (5/4/21)
Meski demikian, pihaknya akan berusaha mengentaskan pengangguran dan akan kerjasama dengan industri yang ada di Kota Cilegon dengan melakukan pemagangan selama tiga bulan.
"Kalau ada 70 PMA (Penanam Modal Asing) bisa menampung 50 orang per industri sudah 3500 orang, setahun kan ada 4 kali training dong, berarti kan ada 14.000 orang cilegon pinter kan gitu," bebernya.
Selain itu dirinya juga optimis untuk membangunkan kembali ekonomi dari sisi UMKM yang ada di wilayah Kota Cilegon. Kata dia, pengangguran berjenis kelamin perempuan usia produktif di kota Cilegon masih sangat tinggi.
"Ada 6.000 orang perempuan di Kota Cilegon nganggur katagorinya di kampung-kampung," ujar mantan Kepala Cabang Toyota Cilegon itu.
"Misalkan sebanyak 70 industri ini makan sate bandeng seminggu sekali, kan itu 4 kali dalam satu bulan, berarti kan ada 280 pesanan, di bagi 30 hari dalam satu bulan, berarti kan 9 kampung yang UMKM nya kita tingkatkan," ungkapnya.
Untuk mendukung upaya tersebut dalam waktu dekat ini pihaknya ajan melakukan diskusi dengan pihak industri yg ada di Kota Cilegon.
Baca Juga: Wali Kota Cilegon Helldy Ingin Tiru Makassar Soal Pariwisata
"Nanti kita akan panggil induatrinya juga mudah-mudahan mereka mau bantu kami," ujarnya.
Kontributor : Adi Mulyadi
Tag
Berita Terkait
-
Segini Hitungan Pertumbuhan Ekonomi ala Purbaya Demi Hapus Angka Pengangguran di Indonesia
-
Purbaya Buktikan APBN Sukses Kurangi Kemiskinan dan Pengangguran Warga RI
-
Pengangguran Tinggi di Papua Picu Gerakan Sipil dan Instabilitas
-
Negara Tetangga RI Tiba-tiba Alami Ledakan Pengangguran, 15.800 Lapangan Kerja Hilang
-
URI Bukan Solusi! Pengangguran Terdidik Terjadi karena Sarjana Tak Punya Skill
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
Pilihan
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
Terkini
-
Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL
-
Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi
-
Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD
-
Motor Hantam Forklift di Jalan Raya Serang-Tangerang, Pasangan Suami Istri Tewas
-
DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi