SuaraBanten.id - Pemkab Tangerang menargetkan pelaksanaan vaksinasi bagi masyarakat umum pada Juni 2021.Target tersebut diungkapkan Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Kabupaten Tangerang Hendra Tarmizi.
Hendra Tarmizi mengatakan, rencana tersebut tergantung dari ketersediaan vaksin dan penyelesaian vaksinasi pada kelompok pelayanan publik dan lanjut usia (lansia) yang saat ini masih berjalan.
"Sebetulnya kami saat ini fokus dulu untuk vaksin pada pelayan publik dan lansia, tetapi kalau vaksinasi masyarakat umum kami direncanakan antara Juni-Juli 2021 itu juga belum pasti," katanya, Selasa (23/3/2021).
Menurutnya, setelah kedua kelompok itu selesai dan memenuhi target dalam waktu dekat ini, selanjutnya pemerintah akan melakukan vaksinasi bagi masyarakat umum.
Ia juga menuturkan, untuk jenis vaksin yang akan disuntikkan kepada masyarakat umum itu kemungkinan memakai vaksin jenis baru, yaitu AstraZeneca, produksi negara Inggris.
"Jadi kalau misalkan Vaksin Sinovac habis, tentunya akhir Maret ini kita akan terima AstraZeneca," ujarnya.
Kemudian, Hendra juga turut memaparkan capaian vaksinasi di Kabupaten Tangerang dari dosis awal 36.000 yang diterima pihaknya, sampai saat ini sudah mencapai sekitar 70 persen yang dipakai.
Dia menjelaskan capaian vaksinasi tenaga kesehatan (nakes) sudah mencapai 100 persen, selanjutnya pada pelayan publik mencapai 60 persen, sedangkan untuk lanjut usia (lansia) baru sekitar 8 persen dari 216.000 penerima.
"Tetapi kami saat ini sudah berupaya agar di akhir Maret ini pelayan publik dan lansia sudah rampung semua," kata dia.
Baca Juga: Pelaku Pariwisata Gunungkidul yang Daftar Vaksinasi Belum Capai 10 Persen
Berita Terkait
-
Panduan Lengkap Bayar Fidyah Lansia: Takaran dan Ketentuannya
-
5 Fakta Video Viral Lansia Dituduh Jukir Liar di Jakarta Utara, Ternyata Pensiunan Guru
-
Jerinx SID Kembali Singgung Konspirasi COVID-19, Ungkit Aksi Demo Tolak Rapid Tes Tahun 2020
-
Dari Dua Kali Jadi Sekali? MBG Lansia Berpotensi Ikut Skema Rp10 Ribu per Porsi
-
Epstein Files Singgung Simulasi Pandemi Sebelum COVID-19, Nama Bill Gates Terseret
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Kronologi Penembakan Pesawat Smart Air di Papua: Pilot dan Kopilot Gugur Usai Mendarat
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Tragedi di Pantai Daplangu Pandeglang: Dua Santri Terseret Ombak, Satu Hilang
-
Harga Cabai Rawit di Pasar Blok F Makin Pedas, Stok Minyak Goreng Langka Jelang Ramadhan
-
Kolaborasi Polda Banten dan SPSI Cegah Kekerasan di Tempat Kerja
-
Jauh Lebih Ringan dari Tuntutan Jaksa, eks Kadis LH Tangsel Dihukum 7 Tahun Penjara
-
Tangis Pilu Menjemput Pahlawan Udara: Jenazah Capt. Enggon Erawan Korban KKB Tiba di Ciputat