SuaraBanten.id - Sebuah video berdurasi viral di Banten. Pasalnya, dalam video tersebut mempertontonkan seorang pria berseragam ormas loreng dengan leluasa menaiki kendaraan dinas milik Wali Kota Cilegon.
Dalam video tersebut nampak seorang pria berkacamata dan menggunakan peci hitam baru saja keluar dari Kantor Wali kota dab langsung menaiki mobil dinas Walikota Cilegon dengan nomor polisi A 1 R yang diparkir di depan kantor.
Tidak hanya itu, dalam video itu nampak pula sosok itu dibukakan pintu hingga dipersilakan masuk ke dalam mobil oleh sang sopir.
Mengetahui video itu, Anggota DPRD Cilegon, Rahmatulloh memberi kecaman perbuatan anggota ormas yang tampak sengaja direkam dalam video tersebut.
“Terlepas bahwa orang tersebut diajak atau tidak, tapu saya kira agak kurang pantas kalau seragam ormas menaiki mobil dinas walikota. Kecuali mobil dinas tersebut digunakan atau dipinjam untuk acara pernikahan sesuai aturan yang berlaku,”ujar Ketua DPC Partai Demokrat Cilegon, melansir BantenHits (jaringan Suara.com).
Meski demikian, ia juga menyampaikan, kendaraan dinas tersebut memang bisa digunakan masyarakat umum dengan ketentuan yang berlaku.
“Berdasarkan Permendagri 19 tahun 2016 tentang pedoman penggelolaan barang daerah, diperbolehkan, tapi di luar jam dinas, Sabtu dan Minggu,” ujarnya.
“Secara etika, Pak Walikota kalau pun mengajak tamu atau mitranya, apalagi ini ormas, mestinya Pak Walikota masuk belakangan, bukan anak buahnya yang masuk belakangan. Tapi saya rasa Pak Walikota tidak ada di dalam mobil dinas ini,” sambungnya.
Dikonfirmasi terpisah, Wali Kota Cilegon, Helldy Agustian, tidak menyangkal mobil dinas itu memang direkam bersama salah satu anggota ormas seperti yang ada dalam video yang beredar luas.
Baca Juga: Tambal Jalan Rusak BBS, Wali Kota Helldy : 2022 Dibeton
“Saya baru tahu videonya, tapi saya sudah tegur Sekjen PP (Pemuda Pancasila) dan pengawal saya. Saya rasa perlu dikasih sanksi, terus yang bersangkutan juga sudah saya hubungi,” kata Helldy saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (19/3/2021).
Ia juga mengaku sudah menegur anggota ormas dalam video tersebut. Ia juga menyebut, video tersebut hanya sekedar guyonan dari mereka.
"Itu action-action aja, engga benar-benar dipakai,”akunya.
Helldy memastikan bahwa anggota ormas yang ada video itu, tidak meminta izin kepadanya ketika ingin menaiki mobil dinas.
“Itu tanpa sepengetahuan saya, makanya yang bersangkutan dan pengawal saya langsung saya tegur,” tutupnya.
Berita Terkait
-
Bentrok Ormas di Tangsel, 12 Orang Diringkus, Salah Satunya Petinggi Ormas
-
Warga Pancoran Diserang Ormas, Ombudsman Minta Polisi Usut Tuntas
-
3 Pria Ngaku Anggota Ormas Diciduk usai Peras Pedagang Jutaan Rupiah
-
Wali Kota Cilegon Helldy Agustian Berharap Suara.com Lebih Berkualitas
-
Penjelasan Polisi Soal Bentrokan Ormas dan Warga di Jalan Pancoran
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Ratusan Dapur MBG Tangerang Belum Layak Sanitasi, BGN Ancam Tutup Permanen
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Ada Orang Dalam Bandara, Petugas KLIA Teridentifikasi Bantu Kopilot Selundupkan Ekstasi ke Indonesia