SuaraBanten.id - MIRIS! Tak tersentuh perbaikan, akses menuju Ujung Kulon diperbaiki swadaya.
Akses jalan menuju Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) tepatnya di Kampung Cipining, Desa Tunggaljaya, Kecamatan Sumur, Kabupaten Lebak sangat memprihatinkan.
Karenanya, puluhan warga Kampung Cipining, Desa Tunggaljaya, Kecamatan Sumur swadaya memperbaiki jalan menuju kawasan Taman Nasionl Ujung Kulon (TNUK).
Untuk membeli material semen, pasir, dan batu mereka melakukan penggalangan dana agar dapat mengecor jalan yang kerap kali mengakibatkan kecelakaan.
Upaya itu terpaksa dilakukan oleh masyarakat sekitar lantaran kondisi jalan tersebut rusak parah dan memprihatinkan.
Namun tak kunjung dilakukan perbaikan oleh pemerintah daerah ataupun pusat.
“Jalan ini belum tersentuh perbaikan dari Pemerintah. Sehingga kami memilih untuk swadaya dan ini sudah sering dilakukan,” kata Iip warga sekitar, Kamis (18/3/2021).
Warga lainnya, Muklis menjelaskan, swadaya masyarakat ini dilakukan untuk membantu meringankan beban pemerintah daerah ataupun pusat agar tidak terlalu besar mengeluarkan dana untuk memperbaiki jalan tersebut.
“Karena membangun jalan ini tidak akan cukup hanya dengan APB atau APBN kami berinisiatif melakukan iuran untuk membangun jalan ini agar tidak terjadi kecelakaan pengguna jalan karena saat ini kondisinya rusk parah,” ujarnya.
Baca Juga: Klaim Persiapan 100 Persen, Belajar Tatap Muka Pandeglang Start Juli
Ia berharap Pemerintah daerah ataupun pusat dapat segera turun tangan meneruskan pengerjaan swadaya masyarakat tersebut.
“Kami berharap dan terus menunggu baik dari pemda ataupun pusat dapat segera memperbaiki jalan ini, karena hingga saat ini itu hanya angan-angan,” tandasnya.
Berita Terkait
-
Imbauan Penting Pengguna KRL Bogor: 7 Kereta Dibatalkan Pagi Ini, Cek Jadwalnya!
-
Ada Perbaikan Jalan, Akses Jalan Kunir Kota Tua Ditutup Mulai Minggu Malam! Ini Rute Alternatifnya
-
Jenazah ABK Arupadhatu 1 Dimakamkan, 7 Korban Masih Hilang
-
Operasi SAR Berakhir, Keluarga 5 Jurnalis Tabur Bunga di Pantai Pagedongan
-
10 Hari Tanpa Titik Terang, Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Dihentikan
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
- Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Modus Jual Sembako Tak Setor Hasil, Kejati Banten Tahan Tersangka Korupsi PT ABM Rp6,8 M
-
Kampung Somang yang Tenggelam di Bendungan Karian Kembali Muncul, Ini Penjelasan Pengelola
-
Pimpin PUTRI Banten, Nana Sunjana Target Pariwisata Dongkrak Ekonomi Masyarakat
-
Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi
-
Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu