SuaraBanten.id - Pelaku bogem balita Angga Santan Dewa di Sindang Jaya Tangerang ternyata melakukan aksinya biadab nya lantaran balita bernama Zaen Muhdi (2) tersebut menjatuhkan handphone miliknya. Hal tersebut diungkapkan Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu S Bintoro kepada SuaraBanten.id, Selasa (16/3/2021).
Kata Wahyu, awalnya pelaku membawa korban ke rumahnya dengan alasan untuk diajak bermain, namun pada saat main dikamar bersama tersangka, korban yang masih kecil tidak sengaja melempar HP milik korban sehingga kejadian tersebut membuat tersangka emosi dan marah.
Hal itu yang memicu tersangka memukul perut korban berulang kali dengan posisi korban duduk dan berdiri serta tertidur. Merasa belum puas tersangka kemudian memukul kembali dengan menggunakan tumit kaki ke perut dan ke deket kemaluan korban pada posisi korban telentang.
“Kejadian tersebut mengakibatkan korban langsung buang air besar karena pukulan di perut dan korban terlihat sangat lemas. Kejadian tersebut di dokumentasikan sendiri oleh tersangka melalui video dengan menggunakan HP miliknya,” terang Wahyu.
Saat video tersebut diketahui oleh saksi Ayu Widyaningsih yang merupakan pacar tersangka, dan akhirnya memberitahukan kepada kakaknya selaku orang tua korban.
“Dan akibat dari pemukulan tersebut korban mengalami luka memar bagian dada dan deket kemaluan korban dan melaporkan kejadian ke Polres Kota Tangerang,” pungkas Wahyu.
Diketahui, sebelumnya diberitakan pria dewasa bogem perut dan dada bayi dibawah lima tahun (Balita) berulang kali. Aksi pria tersebut bahkan di rekam olehnya dirinya sendiri dan viral di media sosial.
Video berdurasi 1 menit 51 detik yang viral di media sosial itu memperlihatkan tindakan kekerasan seorang pria dewasa kepada bocah.
Dalam video tersebut, pria dewasa itu memukul perut dan dada bocah berumur 2 tahun itu dengan sangat keras. Nampak, bocah itu pun hanya melihat wajah palaku dengan tatapan ketakutan.
Baca Juga: Lokasi Video Viral Pria Bogem Balita Ternyata di Sindang Jaya Tangerang
Dalam video viral tersebut, pria dewasa itu mendudukan sang bocah di atas kasur lalu menyuruhnya menyapa Hai di depan kamera handphonenya.
Lokasi pengambilan video viral pria bogem perut dan dada balita ternyata berada di Kampung Karang Kobong Rt.04 Rw.05 Desa Sindang Sono, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang.
Hal tersebut terungkap saat Satuan Reserse Kriminal Polresta Tangerang menangkap pelaku dikediamannya yakni di Kampung Karang Kobong Rt.04 Rw.05 Desa Sindang Sono, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang.
Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu S Bintoro mengatakan, tersangka di tangkap dikediamannya Kampung Karang Kobong Rt.04 Rw.05 Desa Sindang sono Kecamatan Sindang Jaya Kabupaten Tangerang.
Berita Terkait
-
Netizen Murka Rizky Saputra Ketawa Habis Bogem Wasit yang Hampir Kolaps: Karier Sepakbolanya Akan Berakhir!
-
BUKK! Detik-detik Wasit Sepak Bola PON Aceh-Sumut 2024 Kena Bogem Pemain Sulteng, Muhammad Rizky Saputra
-
Nekat Dekati Jokowi, Mahasiswa Hukum di Samarinda Kena Bogem Paspampres
-
Ngaku Tak Izin ke Pemilik saat Bawa Kabur Motor, Alasan Kocak Terduga Pencuri Ini Berakhir Bogem Mentah
-
Pria Penganiaya Perempuan di Riau Tertangkap, Netizen Kecewa karena Hal Ini
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu
-
1.100 Korban PHK PT PWI 6 Rangkasbitung Diprioritaskan Masuk Perusahaan Baru
-
Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara
-
Nekat Angkut 32 Ribu Benur Lobster Tanpa Izin, Pria Asal Sukabumi Dihentikan Polisi di Lebak
-
Ribuan Buruh Terkena Dampak, PT Parkland World Indonesia di Lebak PHK 1.100 Karyawan