SuaraBanten.id - Aksi geng motor membuat ngeri warga Kota Serang. Kelakuan tak terpuji itu diabadikan dan tersebar di media sosial, tepatnya di perempatan Ciceri Kota Serang, diduga kuat, komplotan geng motor juga menyerang warga sekitar.
Dilansir dari Bantennews.co.id (jaringan Suara.com), kelompok yang mayoritas anak remaja laki-laki ini diketahui kerap menamakan diri Gangster Serang Timur.
Selain adu kebut, kelompok ini diketahui membekali diri dengan senjata tajam berupa samurai dan celurit ukuran besar. Kelompok ini tidak segan-segan melukai warga setempat ketika melintas di jalan.
Imbauan warga yang beredar melalui WhatsApp grup menyebutkan agar warga tidak keluar rumah di atas pukul 23.00 WIB.
“Assalamualaikum warahmatullahi wa barakatuh, Mohon perhatian untuk yang domisili serang dan sekitaran kampus jika tidak ada kepentingan tolong jangan keluar di atas jam 11 yah. Mau itu cari makan atau ke angkringan,” bunyi pesan tersebut.
Aksi teror mereka juga tidak segan melukai warga.
“Malem tadi temen gua ada yang kena bacok. Baru tadi malem rame geng entah darimana. Tolong sekiranya ada yang pulang malam dari kampus atau kosan temen mending nginep yah, soalnya temen gua 9 orang kena. Sekedar informasi buat keselamatan kalian bagi yang belum tau,”.
Dalam video yang diterima BantenNews.co.id, tiga remaja berjaket hitam yang diduga bagian anggota geng motor tersebut diciduk anggota Polres Serang Kota. Mereka berjalan dengan cara merayap memasuki markas Polres Serang Kota.
Selain mengamankan anggota geng motor, polisi juga mengamankan barang bukti berupa sepeda motor.
Baca Juga: Viral Geng Motor Bawa Samulai dan Celurit di Lampu Merah Ciceri Serang
Kapolres Serang Kota AKBP Yunus Hadith Pranoto maupun Kasatreskrim Polres Serang Kota AKP Mochamad Nandar belum merespons pertanyaan wartawan.
Sebelumnya, aksi teror yang diduga dilakukan geng motor di pusat Kota Serang meresahkan warga. Aksi tersebut diabadikan oleh salah satu kelompok geng motor. Dalam video berdurasi 22 detik itu, geng motor mengacung-acungkan senjata tajam jenis samurai dan celurit ukuran besar.
Peristiwa tersebut diketahui terjadi pada Sabtu 6 Maret 2021 dini hari. Lokasi peristiwa tersebut tepat di perempatan Ciceri, Serang, arah Jalan Jendral Sudirman. Hanya beberapa meter dari Pos Polisi setempat. Mirisnya, tidak ada satupun polisi yang berjaga di lokasi kejadian.
Pantauan BantenNews.co.id, Sabtu 6 Maret 2021 pukul 22.30 juga tak melihat satupun polisi berjaga di lokasi. Hanya ada satu anggota Babinsa dari Koramil setempat tengah berbincang dengan warga yang menyaksikan kejadian tersebut.
Mamat Rahmat, Ketua RT 01 RW 05 B, Ciwaktu, Kelurahan Sumurpecung, Kecamatan Serang, Kota Serang membenarkan peristiwa tersebut.
“Betul itu kejadiannya, kemarin malam (dini hari). Temen saya yang lihat, kebetulan saya baru ganti shift,” kata Mamat saat ditemui di salah satu toko makanan cepat saji.
Tag
Berita Terkait
-
Viral Geng Motor Bawa Samulai dan Celurit di Lampu Merah Ciceri Serang
-
Dalam 24 Jam Bupati Serang Ratu Tatu Sembuh Dari Covid-19, Apa Rahasianya?
-
Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah Sembuh COVID-19
-
Massa Berbaju Moeldoko Serang Petugas SPBU, Bawa Balok Kayu dan Batu
-
Tes PCR Positif Corona, Fotografer Bupati Serang: Tes Ulang di RSDP Negatif
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Modus Jual Sembako Tak Setor Hasil, Kejati Banten Tahan Tersangka Korupsi PT ABM Rp6,8 M
-
Kampung Somang yang Tenggelam di Bendungan Karian Kembali Muncul, Ini Penjelasan Pengelola
-
Pimpin PUTRI Banten, Nana Sunjana Target Pariwisata Dongkrak Ekonomi Masyarakat
-
Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi
-
Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu