SuaraBanten.id - Dalam kesempatannya di kegiatan Parenting Online dengan topik pembahasan Mendampingi Anak Dengan Bijak Pada Pembelajaran Berbasis Digital, Rabu (3/3/2021) kemarin, Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah mengakui orang tua kesulitan ikuti pembelajaran jarak jauh (PJJ).
Melalui acara yang turut dhadiri pengawas, penilik, kepala sekolah serta orang tua siswa secara virtual itu, ia tidak menampik adanya kesulitan orang tua ikuti PJJ.
“Setiap orang tua pasti memiliki kendala yang sama terlebih dalam kegiatan PJJ di tengah pandemi,” kata Arief, melansir Bantenhits (jaringan Suara.com).
Namun demikian, ia melalui Dinas Pendidikan Kota Tangerang mengaku akan mengupayakan inovasi metode Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) selama wabah Covid-19.
“Akan terus dievaluasi dan disempurnakan, agar ilmunya bisa terus didapatkan oleh anak – anak. Semua stakeholder pendidikan memiliki kepentingan yang sama untuk memajukan dunia pendidikan di Kota Tangerang,” tuturnya.
Ia juga berharap, kegiatan ini bisa dilaksanakan secara rutin dengan menggunakan jejaring sosial Youtube guna membantu banyak orang tua di Tangerang.
“Agar orang tua juga bisa mengawal proses pembelajaran bagi anak – anaknya,” jelasnya.
Ditemui terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Jamaludin menambahkan, guna meningkatkan kemampuan orang tua dalam penggunaan teknologi pembelajaran saat ini, metode tersebut akan digelar selama dua hari (3-4 Maret) dan terbagi dalam tiga zona.
“Zona timur, tengah dan barat dengan topik yang berbeda,” pungkasnya.
Baca Juga: Viral Sopir Truk di Tangerang Kena Pungli Rp 150 Ribu, Polisi Bergerak
Berita Terkait
-
Kemendikbud akan Kucurkan Rp2,6 T untuk Internet Gratis Belajar Jarak Jauh
-
Penyidikan Kasus PKH Tiga Minggu Terhenti, Apa Penyebabnya?
-
Sempat Viral, Polisi Amankan Pelaku Pungli Terhadap Sopir Truk di Tangerang
-
Viral Pungli Sasar Sopir di Tangerang, Warga: Sudah Disepakati Antar Pihak
-
Viral Sopir Truk di Tangerang Kena Pungli Rp 150 Ribu, Polisi Bergerak
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Skandal Baru First Travel, Oknum Jaksa Diduga Nekat Jual Aset Rumah Barang Bukti Jemaah
-
Drama Penangkapan Mafia Gas Lebak, Pemodal Nyaris Tabrak Polisi Saat Hendak Kabur
-
Jangan Sekadar Formalitas! Wali Kota Cilegon Tegaskan Musrenbang Harus Berdampak
-
Jelang Munas, HIPMI Banten Usung Ade Jona Prasetyo Jadi Ketum
-
Niat Jual Motor Curian via COD, Dua Pengamen Malah 'Terciduk' Polisi di Parkiran Minimarket