SuaraBanten.id - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro di wilayah Tangerang Raya kembali diperpanjang selama dua pekan sejak Selasa (23/2/2021).
“Kita perpanjang dua pekan,” ujar Gubernur Banten, Wahidin Halim (WH) saat ditemui di Rumah Dinas Gubernur Banten, Kota Serang, Selasa.
Ia menuturkan, pelaksanaan PPKM mikro di wilayah Tangerang Raya berjalan cukup baik. Hal itu dibuktikan dengan naiknya tingkat disiplin masyarakat hingga 70 persen.
“Secara realistik ada perubahan yang signifikan. Berapa banyak RT yang (zona) hijau, berapa yang (zona) kuning. Jadi ada kecenderungan semakin baik,” ujar WH, melansir Bantennews (jaringan Suara.com).
Ditemui secara terpisah, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten, Ati Pramudji Hastuti menyebut, PKM mikro memberikan dampak positif terhadap penurunan kasus Covid-19 di Tangerang.
Hal itu dibuktikan dengan saat ini, mayoritas RT di wilayah Tangerang Raya masuk dalam kategori zona hijau dan kuning.
“Untuk zona risiko di Kota Tangerang dari 5.000 RT hanya 200 yang masuk zona kuning, selebihnya zona hijau. Kabupaten Tangerang yang sebelumnya ada satu wilayah masuk dalam zona oranye kini sudah menjadi zona kuning. Untuk total RT di Kabupaten Tangerang dari 8.000 RT hanya 400-an yang zona kuning selebihnya itu hijau,” ujar Ati.
“Untuk Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dari 3.900-an RT, zona kuningnya hanya 400 dan selebihnya itu hijau. Artinya dengan adanya PPKM, sudah semuanya ke zona hijau dan kuning,” tutupnya.
Baca Juga: Lebih Sehat Rebusan Air Galon Atau Keran dan Berita Terpopuler Lainnya
Berita Terkait
-
Pandemi Covid-19 dan Cara Bertahan Pabrik Kerupuk
-
Menjerit dan Menangis, Ekspresi Lucu Wartawan Solo Saat Divaksin Covid-19
-
Jelaskan Vaksin Covid-19, Ariel Noah Langsung Trending Twitter
-
Lebih Sehat Rebusan Air Galon Atau Keran dan Berita Terpopuler Lainnya
-
Meski Kasus Menurun, Masker Mungkin Masih Diperlukan hingga 2022
Terpopuler
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Gibran Diperkarakan di MK, Prabowo Nanti Bisa Ajukan 2 Nama Wapres ke MPR
- 5 Sneakers Empuk yang Cocok untuk Jalan Kaki, Ada Skechers hingga ASICS
Pilihan
-
Kru Kapal Rombongan Wartawan Peliput Gunung Anak Krakatau Ditemukan Meninggal
-
Tes DNA Cocok: Jenazah di Pulau Enggano Dipastikan Sukarman, ABK Kapal Rombongan Jurnalis Hilang
-
116 Orang Masih Dicari, Satu Lagi Korban KM Virgo 8 Ditemukan Nelayan
-
Siswa SD Tewas Tersedak Menu MBG, JPPI Soroti SOP Keamanan Makanan hingga Penanganan Darurat
-
MBG Makan Korban Lagi, Siswa SD Lampung Meninggal Tersedak Menu Kelengkeng
Terkini
-
Kakak Surakman Tak Kuasa Menahan Tangis, Jenazah Akan Dimakamkan di Samping Makam Istri
-
Teridentifikasi via DNA, Jenazah ABK KM Arupadhatu 1 Diterbangkan dari Bengkulu Besok
-
Identitas ABK Terungkap Lewat Uji DNA, PFI Desak Basarnas Buka Lagi Pencarian 5 Jurnalis
-
BRI inFrame 2026 Kembali Hadir, Abadikan Wajah Ekonomi Kerakyatan Lewat Lensa Fotografi
-
Jejak Terakhir KM Arupadatu I, DNA Terdampar di Enggano Teridentifikasi sebagai Sukarman