SuaraBanten.id - HR (35), Dokter Belitung Timut lakukan pelecehan seksual sesama jenis ke pasien rawat inam. Pelecehan seksual sesma jenis lelaki itu dilakukan di Puskesmas Kabupaten Belitung Timur.
Diduga melakukan pelecehan seksual terhadap pasien sesama jenis yang sedang menjalani rawat inap.
Akibat perbuatanya itu dokter berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) tersebut telah dibebas tugaskan dari tempatnya bekerja.
Informasi diterima Suara.com, perbuatan tak senonoh RH tersebut dilaporkan oleh korban melalui Sistem Pengelolahan Pengaduan dan Pelayanan Publik Nasional atau SP4N - LAPOR diposisikan kepada Dinas Kesehatan pada tanggal 29 Januari 2021, lalu.
Tepat pada tanggal 8 Februari 2021 laporan tersebut ditindaklanjuti dengan dibebastugaskan yang bersangkutan dari tempatnya bekerja.
Plh Bupati Belitung Timur, Ikhwan Fahrozi mengatakan bila dia telah mendapatkan laporan terkait dugaan pelecehan tersebut. Untuk proses lebih lanjut sedang ditangani oleh BPKSDM Belitung Timur.
"Untuk yang bersangkutan sudah dibebastugaskan demi kepentingan pelayanan masyarakat," ujar Ikhwan Fahrozi dihubunggi suara.com, Jumat kemarin.
Kepala BKPSDM Kabupaten Belitung Timur, Yuspian mengatakan telah membentuk tim dari sejumlah unsur terkait seperti Inspektorat, Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Dinas Kesehatan dan Puskesmas tempat yang bersangkutan bertugas.
"Inikan baru sebatas laporan perlu kita buktikan terlebih dahulu apakah surat yang dilaporkan itu benar. Kita beri kesempatan tim menjalankan tugasnya,"
Baca Juga: Heboh! Dua Remaja Pria Ciuman Bibir di Atas Sajadah, Ngakunya Kakak Adik
"Setelah itu baru nanti tim yang sudah terbentuk akan minta keterangan langsung dari kedua belah pihak. Hasilnya nanti baru disampaikan ke Bupati dan Bupatilah yang memutuskan sanksi terhadap yang bersangkutan," jelasnya.
Sementara Kasat Reskrim Polres Belitung, AKP Deddy Nuary menegaskan pihaknya masih menunggu laporan resmi terkait dugaan pelecehan tersebut.
"Baru sebatas menginformasikan saja, untuk laporan resmi ke Polres Belitung Timur belum ada. Maka itu kita belum mendapat gambaran motif terjadinya dugaan pelecehan itu,"jelasnya.
Kontributor : Wahyu Kurniawan
Berita Terkait
-
Plot Twist Mengejutkan di 'The Handmaiden', Ketika Cinta Sesama Jenis Jadi Simbol Perlawanan
-
Dugaan Pesta Sesama Jenis di Karawang, Wagub Jabar Minta Polisi Usut Tuntas
-
Mahasiswa Kepergok Ciuman Sesama Jenis di PNJ, Sang Ayah Datang Minta Maaf hingga Bersujud
-
Perjalanan Kasus Syekh Ahmad Al Misry: Dulu Janji Tobat, Kini Tersangka Pelecehan Santri
-
Predator Seksual Sesama Jenis Berkeliaran Cari Mangsa Remaja Sengaja Tularkan HIV
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Modus Jual Sembako Tak Setor Hasil, Kejati Banten Tahan Tersangka Korupsi PT ABM Rp6,8 M
-
Kampung Somang yang Tenggelam di Bendungan Karian Kembali Muncul, Ini Penjelasan Pengelola
-
Pimpin PUTRI Banten, Nana Sunjana Target Pariwisata Dongkrak Ekonomi Masyarakat
-
Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi
-
Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu