SuaraBanten.id - Fakta baru terungkap dari kasus embunuhan sadis dengan korban emak-emak penjual sayuran di Jalan Kandang Sapi, Kampung Kayu Areng, Kecamatan Cikande, Serang.
1. Korban Diperkosa Setelah Dibunuh
Korban bernisial MA (43) diketahui diperkosa setelah pelaku mencekiknya hingga tewas di TKP yang merupakan jalur yang biasa dilalui korban saat berangkat ke pasar.
2. Pelaku Merupakan Residivis Penganiayaan
Pelaku pemerkosaan sekaligus pembunuhan bernama Aris (26) tersebut sebelumnya diketahui pernah mendekam alias residivis kasus penganiayaan.
3. Pesta Miras Sebelum Memperkosa Pelaku
Kepada polisi, pelaku mengaku, sebelum membunuh dan memperkosa mayat korban, ia bersama tujuh temannya pesta miras dari sore hingga malam.
Bahkan tidak puas dengan pesta miras itu, ia masih ingin nambah miras dan mengajak seorang temannya untuk mencari miras tambahan.
Namun, karena tak mendapatkan miras, pelaku akhirnya memutuskan untuk kembali ke gubuk persembunyiannya. Saat itulah ia melihat korban mengendarai sepeda motor pelan-pelan karena jalan rusak.
Baca Juga: Kartu Merah Dua Pemain Porto, Nyawa Seorang Wasit di Portugal Terancam
4. Korban Memohon Pada Pelaku
Pelaku mencegat dan mencekik korban hingga terjatuh dari motor. Saat itu, korban sempat memohon pada pelaku untuk dilepaskan karena punya banyak anak dan cucu.
“Korban sebelumnya memohon agar dilepaskan, karena punya banyak anak. Tapi tersangka terus mencekik korban hingga lima kali. Motor korban disembunyikan ke semak-semak,” kata Mariyono, melansir Bantennews (jaringan Suara.com).
Namun, pelaku yang tidak peduli dengan hal itu tetap mencekik korban hingga tewas. Usai memastikan korban tewas, pelaku lantas memperkosa korban.
5. Ditangkap Saat Bersembunyi di Gubuk
Tim Resmob yang dipimpin langsung Kasatreskrim AKP David Adhi Kusuma, berhasil menangkap pelaku saat bersembunyi di sebuah gubug di Kawasan Langgeng Sahabat.
Tersangka Aris terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas karena melakukan perlawanan dan berusaha melarikan diri.
“Alhamdulillah berkat doa serta dukungan masyarakat, kasus pembunuhan Marsah ini bisa diungkap oleh tim satreskrim dalam waktu yang terbilang singkat dan cepat,” ungkap Kapolres Serang AKBP Mariyono kepada wartawan saat gelar ekspose, Jumat (12/2/2021)
6. Koleksi Celana Dalam Bekas Wanita
Dari tempat persembunyian pelaku, petugas juga banyak menemukan celana dalam perempuan.
“Menurut pengakuan pelaku mencurinya dan mengumpulkan di tempat persembunyiannya. Kami akan dalami lagi untuk memastikan kondisi psikologis pelaku,” ujar Kapolres.
“Dari hasil penyelidikan, pelaku pembunuhan mengarah kepada tersangka dan langsung dilakukan penangkapan. Untuk motif masih kita lakukan pendalaman namun dari pengangkuan tersangka terdorong birahi akibat mengkonsumsi minuman keras,” ujar Mariyono.
Barang bukti yang diamankan diantaranya 1 unit motor Honda Scoopy berikut stnk dan kunci, 1 potong baju daster, BH, korset hitam, celana panjang merah, sepasang sendal slop, 1 buah kerudung, sandal, masker serta 1 tas selempang.
Berita Terkait
-
Diduga Kelainan Seks, Pemerkosa Jasad Tukang Sayur koleksi CD Perempuan
-
Pemerkosa Mayat Tukang Sayur Cikande Koleksi Celana Dalam Bekas Wanita
-
Pembunuh Terapis Mojokerto Masih Buron, Begini Sketsa Wajah Pelaku
-
Wanita Dibunuh Pemuda Mabuk saat Lewat Kandang Sapi, Mayatnya Diperkosa
-
Tukang Sayur Cikande Perkosa Mayat karena Mabuk Berat Sampai Birahi
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Tangerang, Serang dan Pandeglang Jumat 27 Februari 2026
-
Mantan Kasir Bukit Cilegon Asri Tilap DP Nasabah Rp653 Juta, Begini Modusnya
-
Tuding Jalan Berlubang Biang Kerok, Ini 5 Poin Penting Perjuangan Keadilan Warga Banten
-
Gali Lubang Tutup Lubang, Istri Oknum Polisi Tipu Rekanan Rp500 Juta Demi Bayar Rentenir
-
Tukang Ojek Pandeglang Gugat Pemerintah Rp100 Miliar Usai Siswa SD Tewas Akibat Jalan Berlubang