SuaraBanten.id - Petani Malimping perkosa anak tiri hingga hamil 6 bulan. Petani berinisial Y (39) itu pun ditangkap Tim Serigala Polres Lebak di Kecamatan Malimping.
Anak tiri Y disetubuhi berkali-kali hingga hamil 6 bulan.
Kasat Reskrim Polres Lebak Iptu Indik Rusmono mengatakan, pemerkosaan yang dilakukan Y pada anak tirinya pertama kali dilakukan Senin (3/8/2020) lalu. Kata dia, pelaku yang sedang berada di rumah dengan anak tirinya yang sedang menonton tv sekira pukul 19.00 WIB memaksa anaknya masuk ke kamar.
Anak tirinya yang mengaku belum mengantuk menolak untuk masuk kamar, namun Y tetap memaksanya untuk masuk ke kamar.
"Saat anak tirinya masuk kamar, Y mengikutinya dan mematikan lampu," katanya saat dikonfirmasi SuaraBanten.id, Kamis (11/2/2021).
Setelah itu, anak tirinya yang menanyakan kenapa lampu dimatikan diminta untuk diam dan jangan berisik oleh Y.
Pelaku kemudian memaksa membuka celana dan pakaian anak tirinya.
"Korban bertanya pak mau ngapain. Y menjawab hayu bersetubuh, bapak mau bersetubuh," tutur Indik.
Indik mengungkapkan, Y melakukan menyetubuhi anak tirinya saat E, ibu kandung korban tidak ada. Y memaksa anak tirinya memuaskan hawa nafsunya dengan mengancam akan meninggalkan E jika tidak mau.
Baca Juga: Setubuhi Anak Kandung, Suami Biadab Dipolisikan Istri
"Y juga mengancam agar jangan bilang ke mamahnya," ujarnya.
Perilaku bejat Y terungkap saat E malapor ke Unit PPA Satreskrim Polres Lebak Rabu (10/2/2021) lalu. Setelah mendapatkan informasi tersebut, Kanit PPA beserta anggota mendatangi TKP yang berada di Kampung Cijoro Bendungan.
"Setiba di TKP pelaku sedang berada di dalam kamar rumah warga dan melakukan penangkapan terhadap pelaku. Selanjutnya pelaku dibawa dan diamankan ke Polres Lebak untuk dilakukan proses penyidikan.
Kontributor : Hairul Alwan
Berita Terkait
-
Miris! Anak Baru Cerai Diperkosa Ayah Kandung Saat Menyusui Bayi
-
Modus Baru Predator Seks: Pria di Serang 20 Kali Perkosa Anak Tiri usai Bikin Jebakan 'Bos Mafia'
-
4 Kali Perkosa Putri Sulung, Begini Aksi Bejat Predator Seks Anak di Bekasi
-
Gila! Ayah Perkosa Anak Kembar hingga Kuliah, Bejatnya SNS Jadikan 2 Putrinya Budak Seks Sejak Umur 9 Tahun
-
Dilindungi Sang Paman Selama Buron, Ayah Pemerkosa Anak Kandung di Kalsel Terancam Hukuman Kebiri
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Shin Tae-yong Kasih Kode Rotasi Skuad Persija, Shayne Pattynama Bisa Unjuk Gigi di League Cup
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Pimpin PUTRI Banten, Nana Sunjana Target Pariwisata Dongkrak Ekonomi Masyarakat
-
Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi
-
Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu
-
1.100 Korban PHK PT PWI 6 Rangkasbitung Diprioritaskan Masuk Perusahaan Baru
-
Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara