SuaraBanten.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat, ada 42 rumah rusak karena di Kecamatan Pakuhaji Kabupaten Tangerang karena iterjang angin puting beliung.
Disampaikan Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Tangerang Kosrudin, bangunan yang terdampak angin puting beliung yang melanda tiga desa wilayah Kecamatan Pakuhaji yakni Desa Rawa Boni, Desa Boni Sari dan Desa Laksana.
“Kami sudah mendata sampai saat ini ada total 42 rumah mengalami kerusakan karena angin puting beliung di 3 desa Kecamatan Pakuhaji,” kata Kosrudin kepada BantenNews.co.id (jaringan Suara.com), Rabu (3/1/2021).
Ia membeberkan, ada 13 rumah rusak di Desa Rawa Boni. 10 rumah di Desa Laksana mengalami rusak, kemudian Desa Bonisari terdapat 19 rumah yang mengalami rusak.
“Untuk korban luka-luka 2 orang, yaitu Antimah, seorang ibu rumah tangga yang berusia 58 tahun dan Sahid usia 43 tahun. Keduanya warga Desa Rawa Boni,” ujarnya.
Sebelumnya disampaikan, BPBD Tangerang menjelaskan ada 6 rumah warga yang ambruk karena angin puting beliung, Senin (01/02/2021).
Cuaca ekstrem angin puting beliung terjadi sekitar pukul 17.00 WIB hingga malam hari, di wilayah Desa Rawa Boni, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang.
Berita Terkait
-
Diguyur Hujan Lebat, Sejumlah Pemukiman di Tangerang Dilanda Banjir
-
Ya Tuhan! Dana PKH Warga Sepatan Timur Tangerang Diduga Diselewengkan
-
Viral 17 Kantong Limbah Medis Dibuang Sembarangan, Diduga Bekas Covid-19
-
Kena Asbes saat Puting Beliung, Warga Pakuhaji Tangerang Dapat 50 Jahitan
-
Kisah Suami Cari Keberadaan Istri, Korban Puting Beliung: "Ipah di Mana?"
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Sudah Melecehkan, Malah Memukul: Jejak Kriminal Mahasiswa Untirta yang Kini Diusir dari Kampus
-
Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
-
Salah Kaprah Cara Bersumpah! MUI Ingatkan Adab Memuliakan Al-Qur'an Terkait Kasus di Malingping
-
WNA Pakistan Viral Mengamuk Pakai Bambu di Ciledug, Imigrasi Tangerang Ungkap Kondisinya
-
Polisi Ungkap Peran Tersangka Kasus Injak Al-Qur'an: Ada yang Memerintah, Ada yang Melakukan