Pebriansyah Ariefana
Selasa, 02 Februari 2021 | 09:48 WIB
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (tiga kiri) berpose dengan Putri Wapres sekaligus Calon Wali Kota Tangsel Siti Nur Azizah (empat kiri) di Hotel Aviary Bintaro, Pondok Aren, Tangsel, Rabu (18/11/2020). Suara.com/wivy)

SuaraBanten.id - Pegiat Media Sosial Denny Siregar mengomentari Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono mengeluhkan partainya 'diacak-acak' oleh kader sendiri dan orang luar partai. Denny Siregar pun berkomentar pedas dengan meminta AHY belajar jadi lelaki.

Sebab AHY mengeluhkan kondisi partainya ke Presiden Jokowi dengan alasan pelaku kudeta Partai Demokrat berasal dari lingkaran Jokowi.

Hanya saja menurut Denny, justru isu kudeta Demokrat adalah masalah internal Demokrat sendiri. Hal itu dikatakan Denny dalam akun twitternya, @dennysiregar7, Selasa (2/2/2021).

"Berantem sendiri. Ribut-ribut sendiri. Mau kudeta-kudetaan sendiri. Bikin suratnya ke @jokowi. AHY mending belajar dulu deh jadi laki-laki. Sebelum mimpi jadi pemimpin negeri," kata Denny.

Bongkar 5 Orang Pelaku 'Kudeta' Partai Demokrat

AHY nyatakan akan ada aksi 'kudeta' di Partai Demokrat. Kekuasaanya akan digulingkan oleh 5 orang.

Dalam keterangan persnya, AHY menyebutkan sosok pelaku kudeta Partai Demokrat. Hal tersebut AHY sampaikan dalam konferensi pers yang digelar di Taman Politik, Wisma Proklamasi DPP Demokrat.

Pidato itu disiarkan secara Live melalui kanal Youtube miliknya Agus Yudhoyono, berjudul "Konferensi Pers Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono" pada Senin (1/2/2021) siang.

"Gabungan dari pelaku gerakan ini ada lima orang terdiri dari satu kader Demokrat aktif, satu kader yang sudah enam tahun tidak aktif, satu mantan kader yang sudah sembilan tahun diberhentikan dengan tidak hormat dari partai, karena menjalani hukuman akibat korupsi, dan satu mantan kader yang telah keluar dari partai tiga tahun yang lalu. Sedangkan yang non kader partai adalah seorang pejabat tinggi pemerintahan," ungkap AHY.

Baca Juga: Moeldoko Tersangkut Isu Kudeta Partai Demokrat, Warganet: AHY Lebay

Berikut pernyataan lengkap AHY:

Bismillahirrahmanirrahim,
Assalamualaikum Wr. Wb.

Selamat Siang dan Salam Sejahtera untuk kita semua Syalom Om Swastiastu Namo Budaya Salam Kebajikan Rekan-rekan wartawan yang saya cintai. Terima kasih atas kehadirannya di Taman Politik Wisma Proklamasi, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat ini. Kami mengundang rekan-rekan untuk hadir dalam konferensi pers ini, karena ada beberapa hal yang perlu saya sampaikan tentang perkembangan isu nasional dan dinamika politik di lingkungan Partai Demokrat.

Saya didampingi oleh Bung Teuku Riefky Harsya, Sekretaris Jenderal Partai Demokrat; Bung Hinca Pandjaitan, Ketua Dewan Kehormatan; dan Mayor Jenderal TNI (Purn) Nachrowi Ramli, Ketua Mahkamah Partai. Konferensi pers ini juga disaksikan oleh para Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat di 34 provinsi secara virtual. Mereka juga merepresentasi seluruh Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) di 514 Kabupaten atau Kota se-Indonesia. Baru saja, bersama para Ketua DPD tersebut, saya melakukan Rapat Pimpinan atau Commander's Call yang kami lakukan secara khusus untuk menyikapi perkembangan situasi terkini.

Pada kesempatan itu, ada tiga hal pokok yang telah kami bahas dan diskusikan bersama untuk mencari solusi yang terbaik. Pertama, pada awal tahun 2021 ini, masyarakat kita menghadapi serangkaian bencana. Mulai dari kecelakaan pesawat, banjir bandang, tanah longsor, gempa bumi, hingga aktivitas gunung berapi. Kondisi ini tentu menuntut kita, untuk bahu membahu meringankan beban masyarakat yang menjadi korban.

Karena itu, saya memberikan apresiasi kepada para pimpinan daerah dan cabang, serta seluruh kader Demokrat, yang turun secara langsung, untuk ikut memberikan pertolongan dan bantuan kepada korban bencana, seperti yang terjadi di Kalimantan Selatan, Sulawesi Barat, Jawa Barat, dan provinsi-provinsi lainnya. Saya juga telah menginstruksikan kepada seluruh jajaran Partai Demokrat, untuk terus melanjutkan aksi nyata di lapangan.

Load More