SuaraBanten.id - Warga Pasar Kemis dibacok begal sadis Tangerang. Korban, Gito dibacok di bagian kepala.
Begal sadis Tangerang itu beraksi di wilayah Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang. Gito adalah sopir pikap.
Modusnya tak tanggung-tanggung, menyewa mobil pikap untuk membawa barang pindah rumah.
Gito (49) pemilik mobil pikap menjadi sasaran begal kedua orang tidak dikenalinya itu. Dirinya terpaksa mendapat luka bacok di bagian kepala sampai pingsan dan dibuang ke pinggir jalan.
Kapolsek Pasar Kemis Polresta Tangerang Kompol Fikri Ardiansyah mengatakan peristiwa itu tejadi di jalan Kampung Ketos Kelurahan Sindang Sari, Kecamatan Pasar Kemis pada pukul 20.30 WIB, Kamis (28/1/2021).
Awalnya Gito sedang nongkrong di depan Plaza Kutabumi, tiba-tiba ada 2 orang tak dikenal menghampiri korban dan ingin menyewa mobil Grand Max Pikap milik korban.
“Alasannya sih ingin membawa barang-barang untuk pindahan rumah. Kemudian korban bersedia menyewakan mobilnya dan berangkat dari situ satu mobil bersebelahan duduknya,” ungkap Fikri kepada BantenNews.co.id, Jumat (29/1/2021).
Pada saat di tempat kejadian, kata Fikri kedua pelaku tersebut nekat memukul korban menggunakan senjata tajam dan mengenai bagian kepala hingga mengakibatkan luka sobek terbuka, luka memar di bagian punggung telapak tangan sebelah kiri.
“Korban tidak sadarkan diri dan ditinggal di tempat kejadian tersebut lalu tidak lama kemudian korban sadar diri lalu meminta tolong ke orang yang lewat dan membawa ke klinik terdekat,” pungkasnya.
Baca Juga: Dorrr! 2 dari 5 Begal Sepeda Staf Kementerian Lingkungan Hidup Ditembak
Kini Unit Reskrim Polsek Pasar Kemis, kata Kapolsek, sedang menyelidiki lebih lanjut dan menggelar olah TKP.
Berita Terkait
-
Terekam CCTV! Wanita di Bekasi Ditendang dan Diseret Begal Sebelum Motornya Dirampas
-
Tangkap Begal Dapat Rp50 Juta, Wamendagri Wanti-wanti Dedi Mulyadi Soal Koridor Hukum
-
Wamendagri Ingatkan Sayembara Tangkap Begal Harus Tetap Sesuai Hukum
-
Sayembara Tangkap Begal Dedi Mulyadi: Solusi Keamanan atau Jalan Menuju Main Hakim Sendiri?
-
Sayembara Cocok untuk Buronan Kakap, Jangan Berlakukan Bagi Begal dan Copet
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Pelajar 15 Tahun di Serang Tewas Terlindas Truk Usai Gagal Menyalip dari Kiri
-
Pemuda Betawi Pimpin PCNU Kota Tangerang, Sejak Kecil Ditempa di Pesantren
-
Sikat Pemodal Kakap, Kementerian ESDM Usut Tuntas Rantai Bisnis Emas Ilegal Rp846 Miliar
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan