SuaraBanten.id - Lampung diguncang gempa susulan, Rabu (27/1/2021) pukul 18.31 WIB. Gempa Lampung susulan lebih kecil, 3,4 skala richter.
Sebelumnya gempa terjadi juga di Lampung 5,4 skala richer pukul 17.40 WIB.
Lokasi gempa susulan Lampung di Pesisir Barat. Dengan pusat gempa di 22 km dari Pesisir Barat di kedalaman 9 km.
Sebelumnya, warga Lampung merasakan gempa Lampung 5,4 skala richer, Rabu (27/1/2021) pukul 18.31 WIB. Bahkan warga langsung teriak istighfar.
Kebanyakan dari mereka merasakan jendela rumah gemar keras. Bahkan rumah mereka ikut bergoyang.
Gempa Lampung menjadi perbincangan di media sosial Twitter. Banyak dari mereka merasakan gempa di pesisir, salah satunya Tanjung Setia.
"Getaran sampai buat jendela juga ikut getar lantai apalagi kerasa bener getarannya. Astaghfirullahaladzim," tulis @royyanakbar21.
Gempa Lampung 5,4 skala richer terasa sampai Bengkulu dan Way Kanan. Gempa Lampung itu, Rabu (27/1/2021).
Gempa Lampung terjadi pukul 17.40 WIB. Gempa berpusat di 20 km barat laut Pesisir Barat Lampung.
Baca Juga: Lampung Gempa, Jendela Rumah Warga Gemetar Keras Pada Istighfar
Episenter gempa berada pada 5.13 LS,103.76 BT atau 20 km barat laut pesisir barat Lampung. Gempa tidak berpotensi tsunami.
Berdasarkan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG, pusat gempa Lampung berada di kedalaman 10 km.
Guncangan gempa dirasakan di Liwa, Bengkulu Selatan, Krui Sekincau dan Lampung Barat pada skala III MMI, dan II MMI di Tanggamus dan Way Kanan.
BMKG belum merilis apakah gempa ini berpotensi tsunami atau tidak.
Melansir BMKG, Skala MMI (Modified Mercalli Intensity) adalah satuan untuk mengukur kekuatan gempa bumi.
Satuan ini diciptakan seorang vulkanologis dari Italia yang bernama Giuseppe Mercalli pada tahun 1902.
Berita Terkait
-
7 Arti Mimpi Gempa Bumi Tapi Selamat Menurut Islam dan Primbon
-
Serentak Pukul 10 Pagi! Pemprov DKI Gelar Simulasi Gempa Bumi di 494 Gedung dan Sekolah
-
Rusia Gempa 6,9 Magnitudo, Ancaman Tsunami di Indonesia?
-
Gempa Sumba Barat Daya Berdampak ke 3 Kabupaten, Ratusan Rumah dan Fasilitas Publik Rusak
-
Gempa 6,1 Guncang Sumba Barat Daya, Lansia 73 Tahun Meninggal karena Kaget
Terpopuler
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- 4 Shio yang Tinggalkan Masa Sulit Mulai 5 November 2026, Siap Sambut Kebahagiaan
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
- 5 Sepatu Jalan Lokal Tanpa Tali yang Nyaman dan Anti Jebol Menurut Review
- 9 Sunscreen untuk Wanita Usia 50 Tahun ke Atas agar Kulit Awet Muda
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Mengabdi Tanpa Henti, Kisah Guru MDA di Lebak yang Tetap Tersenyum Meski Digaji Rp150 Ribu per Bulan
-
Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan
-
Kakorlantas dan Astamaops Polri Cek 3 Pelabuhan di Cilegon, Pastikan Kesiapan Pengamanan Nataru
-
Kabur Saat Didatangi Petugas, Sepasang Sejoli Nabrak Polisi di Tol Rangkasbitung Ditangkap
-
Pesta Nelayan Cituis Jadi Ruang Merawat Tradisi dan Kebersamaan Warga Pesisir Tangerang