SuaraBanten.id - Sebelum meninggal dunia, aktor kawakan Junaedi Salat memiliki perjalanan spiritual cukup panjang hingga akhirnya pindah agama dan jadi pendeta.
Junaedi Salat rupanya sempat bergumul mencari Tuhan selama dua tahun. Selama dua tahun itu pula ia beribadah di dua tempat berbeda, yakni di masjid dan di gereja.
Hal itu diungkap saat ia berceramah sebagai pendeta dalam sebuah tayangan di YouTube. Ia mengaku tak pernah membayangkan memeluk Kristen.
"Tapi rencana Tuhan beda," katanya di kanal YouTube Kesaksian dunia, dikutip Selasa (19/1/2021).
Junaedi Salat yang sempat dilanda kebimbangan selama dua tahun mengaku mendapat bisikan dari Tuhan. Selama itu pula ia beribadah di dua tempat berbeda.
"Dan Tuhan mau saya jadi pengikutnya. Maka dia kejar saya, cukup lama saya bergumul itu tahun 80-an. Selama bergumul itu dua tahun, kalau Jumat saya ke masjid, kalau minggu saya ke gereja," ujarnya.
Hingga suatu hari, Junaedi Salat merasa dipanggil oleh kalimat misterius. Bisikan tersebut terus datang ke dalam hatinya.
"Tuhan itu memanggil hanya dengan kalimat misterius, begini 'Carilah kebenaran, kamu akan diselamatkan', Kata-kata itu terus berkumandang di hati saya," katanya.
Dari situ, Junaedi Salat mempelajari Kristen, mulai dari memerhatikan, hingga memutuskan pindah agama pada 1984. Bahkan lebih dalam lagi, dia menjadi seorang pendeta.
Baca Juga: Junaedi Salat 'Ali Topan' Meninggal Sebagai Kristen Setelah Pindah Agama
"Jadi saya mulai masuk gereja tapi kalau pendeta ngajak doa, semua orang menunduk saya begini aja (bengong) ngelihatin, nyanyi juga denger aja gitu, selama dua tahun," ucap dia.
Junaedi Salat dulunya populer di era 70-an. Ia kerap membintangi film terkenal seperti Ali Topan Anak Jalanan, Susana dan akting bareng Rano Karno serta Yessy Gusman di film Gita Cinta dari SMA.
Junaedi Salat meninggal dunia di RS PGi Cikini, Jakarta pada Senin (18/1/2021). Anak mendiang, Ochi, mengabarkan bahwa ibadah penghiburan sang ayah akan dilakukan secara online karena situasi pandemi.
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Modus Jual Sembako Tak Setor Hasil, Kejati Banten Tahan Tersangka Korupsi PT ABM Rp6,8 M
-
Kampung Somang yang Tenggelam di Bendungan Karian Kembali Muncul, Ini Penjelasan Pengelola
-
Pimpin PUTRI Banten, Nana Sunjana Target Pariwisata Dongkrak Ekonomi Masyarakat
-
Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi
-
Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu