SuaraBanten.id - Salah seorang pegulat senior di bela diri Ultimate Fighting Championship (UFC), Paul Varelans dinyatakan meninggal dunia setelah sempat berjuang untuk sembuh dari Covid-19.
Pegulat profesional asal Alaska itu terkonfirmasi positif virus corona pada Desember 2020 lalu. Meninggalnya pria yang dijuluki 'Beruang Kutub' tersebut dikonfirmasi langsung oleh MMA Junkie dan Wrestling Observer Newsletter.
Sebelum terkonfirmasi Covid-19, melansir Batamnews (jaringan Suara.com), Varelans sempat menceritakan apa yang ia alami saat hendak menjalani tes Covid-19.
"Saya tidak pernah merasa begitu sakit dalam hidup ini, saya akan menjalani tes hari ini," tulisnya pada 10 Desember 2020 yang dikutip dari New York Post, Senin (18/1/2021).
Pegulat dengan berat badan sekitar 136 kilogram tersebut akhirnya mengkonfirmasi bahwa dirinya positif Covid-19 dan menyebutkan, "(Saya) merasa seperti di neraka."
"Untuk membandingkan rasa sakit Covid-19 yang saya alami ini seperti melawan seorang pria yang sangat ahli dalam memberikan pukulan di ginjal. Mereka tidak pernah berhenti datang," lanjutnya.
Usai mengumumkan kondisinya, pria berusia 51 tahun tersebut mengalami koma hingga akhirnya meninggal dunia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Pelanggaran Fatal Terungkap! 6 Fakta di Balik Penangguhan 41 Dapur Makan Bergizi Gratis di Tangsel
-
Pemkot Tangsel Terjunkan Satgas Percepatan MBG untuk Berantas SPPG Bandel
-
41 SPPG di Kota Tangsel Kena Suspend, Dari Menu MBG Tak Layak Konsumsi hingga Manipulasi Harga
-
Nasib Guru Ngaji, Marbot dan Pemandi Jenazah di Serang: Insentif Tertahan Sejak 2025
-
Lawan Hoaks! Siswa MA Al-IAnah Cilegon Diminta Jadi Garda Terdepan di Media Sosial