SuaraBanten.id - Kabar duka datang dari dunia entertainment Tanah Air. Pada pada Senin (4/1/2021) telah terjadi kecelakaan beruntun di Tol Semarang-Solo KM438, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Salah satu korban dari kejadian mengenaskan ini adalah Chacha Sherly, pedangdut mantan penyanyi Trio Macan.
Kasat Lantas Polres Semarang AKP M Ariel Aristoteles menyebutkan bahwa kecelakaan iterjadi saat sebuah truk boks mengalami situasi hilang kendali. Kemudian terguling di Tol Semarang - Solo KM428.
Di belakangnya, empat kendaraan yang berasal dari arah belakang mengalami kecelakaan karambol.
"Truk boks out of control, terguling dan empat mobil yang dari arah belakang juga ikut terlibat kecelakaan tersebut," jelas AKP M Ariel Aristoteles.
Setelah terjadi kecelakaan karambol, satu unit Honda BR-V lansiran terbaru langsung membuang arah U-turn dari jalur B ke jalur A diduga kaget karena di depannya ada kecelakaan.
"Setelah mobil Honda B-RV ke jalur A, mobil tersebut bertabrakan dengan bus," lanjut Kasat lantas Polres Semarang.
Adapun spesifikasi mobil All-New Honda BR-V, produk ini terdiri dari tiga varian, yaitu New Honda BR-V S, E, dan E-CVT. Kapasitas mesin 1.5L SOHC i-VTEC Engine 120PS
6-percepatan manual atau matik, velg diameter 16 inci, lampu utama halogen projector headlamp dengan DRL, 6.2 inchi resistive touchscreen display audio, driverseat height adjuster dan varian tertinggi menggunakan smart entryand push start push button system. Harga tiga varian di rentang Rp253 juta - Rp279 juta.
Bernama panjang Yuselly Agus Stevy, Chacha Sherly meninggal dunia hari ini, Selasa (5/1/2021). Manajer Chacha, Chorus Okky membenarkan berita ini. Suaranya masih sengau dan terisak, sembari menyatakan tengah mengurus jenazah di rumah sakit.
Awalnya, kabar duka ini diberitakan akun Instagram @lyia_tm, Selasa (5/1/2021).
Baca Juga: Chacha Sherly Meninggal Kecelakaan, Sopirnya Cuma Luka Ringan
"Selamat jalan saudaraku," tulisnya sebagai caption.
Unggahan itu pun diiringi dengan foto Chacha Sherly yang tengah tersenyum lebar.
Tak menunggu lama, postingan itu itu langsung dibanjiri ucapan duka dari rekan sejagat selebritis Tanah Air. Mereka sangat terkejut mendengar kepergian Chacha Sherly.
"Ya Allah temenan tah ikii," komentar pedangdut Via Vallen dalam bahasa logat Suroboyan, yang artinya "Ya Tuhan, benarkah kejadian ini?".
"Ya Allah ini serius, ya Allah mba aku whastapp kamu nggak dibaca-baca. Semoga khusnul khotimah mba Cha. Aku nggak nyangka mba Cha," sambung penyanyi lainnya, Wika Salim.
"Ya Allah, Chacha," sambung Nita Thalia.
Berita Terkait
-
Jawa Tengah Siapkan 1.000 Desa Wisata sebagai Motor Ekonomi 2027
-
Perkuat Lini Tengah, PSIS Semarang Resmi Datangkan Jack Brown
-
LPDB Koperasi Perkuat Ekosistem Koperasi, KKMP Sampangan dan KUD Usaha Mina Jadi Contoh Usaha Produk
-
Rumah Mewah Bertingkat di Semarang Disita KPK, Nama Fadia Arafiq Terpampang di Plang
-
Persik Kediri Resmi Lepas Syahrian Abimanyu, Gabung Tim Kasta Kedua
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sederhana dan Gemar Bercanda, Ini Sosok Mantan Wali Kota Serang Syafrudin di Mata Budi Rustandi
-
Kejari Tangsel Bongkar Dugaan Korupsi, Kepala Unit Jadi Tersangka
-
Gubernur Banten: 801 SMA hingga MA Swasta di Banten Kini Gratis
-
Usut Sungai Ciujung yang Hitam dan Bau, DLHK Banten Kantongi 3 Fokus Investigasi