SuaraBanten.id - Aksi maling berakting kesurupan setelah terciduk warga bikin geger. Peristiwa itu terjadi di Masjid Al-Mustaqim, Kelurahan Jurangmangu Barat, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, Sabtu (2/1/2021) pagi.
Salah seorang muadzin di masjid tersebut, Yahya Iskandar membenarkan adanya insiden maling kotak amal tersebut.
Saat ditemui, Yahya bercerita, pelaku maling yang diketahui berinisial MI berusia 25 tahun itu beraksi menggunakan kawat yang dipasangi lem.
Kawat berlem itu, digunakan MI untuk mengambil uang yang ada di dalam kotak amal yang berada di dalam masjid.
"Dia pakai kawat yang ujungnya lengket, dimasukin ke kotak amal buat ngambil uang yang ada di dalemnya," kata Yahya ditemui Suara.com di Masjid Al-Mustaqim, Pondok Aren, Minggu (3/1/2021).
Yahya menuturkan, saat itu, sebetulnya kondisi kotak amal sudah kosong lantaran isinya sudah diambil oleh pengurus DKM selesai shalat Jumat.
"Kotak amal itu kosong, enggak ada isinya. Setiap habis shalat Jumat dibuka, dihitung dan dibawa pulang. Kalau pun emang ada ya Rp15 -Rp30 ribuan lah. Enggak ada gembok yang rusak juga," tutur Yahya.
Pria kelahiran 1963 itu menerangkan, sang maling menggasak kotak amal yang berada di pojok kanan masjid lalu dibawa ke depan tempat imam.
"Dari sini (pojok), terus dibawa ke sini (tempat imam) mungkin biar enggak keliatan sama orang. Padahal tetap saja ketahuan, karena ada CCTV," terang Yahya sambil mengangkat kotak amal memeragakan aksi yang dilakukan sang maling, MI.
Baca Juga: Ditangkap, Maling Kotak Amal di Masjid Pondok Aren Pura-pura Kesurupan
Pantauan Suara.com di masjid, ada empat CCTV yang terpasang. Dua dipasang di dalam masjid dan dua lainnya di luar untuk memantau aktivitas keluar masuk dan parkiran motor.
Sedangkan kotak amalnya, ada empat buah. Satu berukuran sedang dan dua berukuran kecil di tempatkan di dalam masjid. Sementara satu buah kotak amal berukuran sedang dipasang di luar milik yatim dhuafa yang dipasangi rantai dan gembok.
Aksi maling tersebut diketahui sudah terjadi kali ketiga. Aksi maling kotak amal itu pun terekam CCTV masjid. Usai kemalingan itu, pihak pengurus masjid tak melakukan perketat keamanan.
"Kemarin siang sempet dikunci, tapi saya sudah minta buat jangan dikunci dan tetap terbuka buat setiap warga atau jamaah yang mau shalat. Kalau malam silahkan, tapi siang jangan dikunci," pungkas Yahya.
Sedangkan sang maling kotak amal MI, kini sudah diamankan oleh pihak Polsek Pondok Aren dan terancam hukuman penjara
Kontributor : Wivy Hikmatullah
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
- Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Aktivitas Erupsi Tak Surutkan Langkah Nelayan Pandeglang Tetap Melaut
-
Modus Jual Sembako Tak Setor Hasil, Kejati Banten Tahan Tersangka Korupsi PT ABM Rp6,8 M
-
Kampung Somang yang Tenggelam di Bendungan Karian Kembali Muncul, Ini Penjelasan Pengelola
-
Pimpin PUTRI Banten, Nana Sunjana Target Pariwisata Dongkrak Ekonomi Masyarakat
-
Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi