SuaraBanten.id - Upaya edukasi COVID-19 terus dilakukan berbagai pihak di Tanah Air agar pandemi ini bisa segera tuntas. Salah satu cara yang dinilai efektif adalah sosialisasi keliling tentang virus SARS-CoV-2 menggunakan bahasa daerah dan metode edutainment (edukasi entertainment) sesuai kearifan lokal. Untuk itu, NU Peduli dari organisasi Nahdlatul 'Ulama meluncurkan mobil edukasi keliling tanggap virus SARS-CoV-2 yang disebut Car of COVID-19 Care atau COC.
Secara simbolis, kendaraan-kendaraan ini diberangkatkan dari Gedung PBNU, Jakarta, Kamis (31/12/2020). Demikian dikutip kanal otomotif Suara.com, jejaring SuaraBanten.id, dari kantor berita Antara.
Adapun materi sosialisasi berbentuk jingle, pantun, shalawat, ceramah dan pengumuman. Untuk memperkuat sosialisasi, NU Peduli COVID-19 bermitra dengan Badan Pendidikan dan Anak-anak PBB (UNICEF).
Tugas yang diemban para petugas dalam mobil-mobil jenis Sport Utility Vehicle (SUV) itu adalah mengedukasi 202.852 orang di 86 kabupaten se-Indonesia.
Menilik banyaknya anggota masyarakat yang disasar, mobil yang dikerahkan juga tidak sedikit, yaitu mencapai 1.293 unit.
"Total ada 18 bahasa daerah yang diproduksi dengan harapan kegiatan mobil edukasi keliling ini mampu meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang COVID-19 dan mengubah perilaku masyarakat untuk mempraktikkan protokol kesehatan cegah COVID-19," jelas Makky Zamzami, Ketua Satgas NU Peduli COVID-19 dalam jumpa pers daringnya yang dipantau di Jakarta, Kamis.
Dan ke-18 daerah yang disasar mobil COC adalah lima kawasan di DKI Jakarta dan sisanya Provinsi Jawa Timur (Pasuruan, Jombang, Malang, Tuban, Surabaya), Jawa Tengah (Demak, Pati), Jawa Barat (Depok, Bekasi, Cianjur, Tangerang Selatan, Banten), sampai Mataram (NTB).
Berita Terkait
-
Viral Ketua PBNU Singgung Muhammadiyah dan Marwah Kiai NU, Ini Faktanya
-
DFSK E5 Plus Ramaikan Pasar SUV dengan Teknologi PHEV untuk Pasar Indonesia
-
Pegang Uang Rp450 Juta di Jogja, Jangan Asal SPK SUV CRETA Alpha Sebelum Lihat Ganasnya Versi N Line
-
Reinkarnasi Nissan Juke Pakai Mesin 1300cc Turbo? Begini Bocorannya
-
Muktamar PBNU dan Gertakan Cak Imin: Siapa yang Dianggap 'Main-main'?
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sederhana dan Gemar Bercanda, Ini Sosok Mantan Wali Kota Serang Syafrudin di Mata Budi Rustandi
-
Kejari Tangsel Bongkar Dugaan Korupsi, Kepala Unit Jadi Tersangka
-
Gubernur Banten: 801 SMA hingga MA Swasta di Banten Kini Gratis
-
Usut Sungai Ciujung yang Hitam dan Bau, DLHK Banten Kantongi 3 Fokus Investigasi