SuaraBanten.id - Meski dalam suasana libur tahun baru 2021, pejabat Karantina Pertanian Cilegon tetap melakukan pemeriksaan pengiriman barang ke Sumatera periode Libur Natal dan Tahun Baru. Demikian dikutip SuaraBanten.id dari jejaring BantenNews.co.id.
"Kami melakukan pemeriksaan kelengkapan dokumen seperti SKKH (Surat Keterangan Kesehatan Hewan), hasil uji laboratorium Rose Bengal Test (RBT), pemeriksaan fisik, pengambilan sampel untuk uji monitoring RBT dan pemeriksaan alat angkut," jelas Ismudiyanto, Koordinator Fungsional Karantina Hewan tentang pengiriman sapi, dalam siaran tertulis sebagaimana diterima BantenNews.co.id.
Dari pemeriksaan itu, setelah dipastikan dokumen lengkap dan sapi sehat maka dilakukan penerbitan Sertifikat Kesehatan Hewan (KH-11).
Di sisi lain, Arum Kusnila Dewi, Kepala Karantina Pertanian Cilegon menyatakan, hingga pukul 12.00 WIB kemarin, Kamis (31/12/2020), selain sapi pihaknya menerbitkan media pembawa wajib lapor karantina seperti daging kerbau beku, telur ayam tetas, daging sapi olahan, daging ayam olahan, susu olahan dan kambing potong serta bawang merah, aneka buah segar, salak dan buah naga.
"Total sertifikasi hari ini 14 sertifikat domestik keluar, empat sertifikat domestik masuk pada seksi karantina hewan. Sedangkan pada seksi karantina tumbuhan ada lima sertifikat domesik keluar," jelasnya via pesan singkat.
Arum Kusnila Dewi juga berpesan kepada pengguna jasa karantina (SobatQ) bahwa layanan karantina tetap berjalan normal di masa libur tahun baru.
"Kami menyiagakan pejabat karantina dengan jadwal khusus di saat libur panjang seperti ini, Jadi SobatQ bisa tetap melaporkan media pembawa wajib lapor karantina, akan kami layani seperti biasa," demikian pesannya.
Berita Terkait
-
Pelantikan DHD 45 Sumut, Bobby Nasution Ajak Generasi Muda Gelorakan Semangat Juang '45
-
Karhutla Meluas di Ogan Ilir, Petugas Berjibaku Cegah Api Membesar
-
Prahara Pulau Emas, Potret Luka Bencana Sumatra Dipamerkan di Aceh
-
Bobby Nasution: Sumut Siap Jadi Pusat Fashion Indonesia Lewat Wastra
-
Bahlil Rem Ekspor Batu Bara, Ekonomi Daerah Terancam Tak Lagi Membara
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Terbukti Tarik Pungli ke Sesama PPPK, 1 ASN Pemprov Banten Dipecat Tidak Hormat
-
Takut Birokrasi Ribet dan Jalan Rusak, Warga Bawa Jenazah Bocah 8 Tahun Pakai Motor
-
Gawat! 50 Persen SPPG di Banten Belum Punya Sertifikat Laik Higiene Sanitasi
-
Organisasi Indonesia Tionghoa Ikut Tingkatkan SDM, Gandeng Lemhanas Siapkan Beasiswa Hingga S3
-
Viral Tudingan Pakai APBN untuk Konser K-Pop, Ini 6 Fakta Klarifikasi Wagub Banten Soal Putrinya