Ian mengakui, awalnya ia menjual sate kobra, biawak dan kalong hanya untuk obat kulit. Namun, lambat laun lantaran semakin banyak orang yang tahu, sekarang warung tenda miliknya banyak dikunjungi orang yang hanya mau mencoba-coba.
"Banyak yang datang ke sini cuma mau nyoba daging ular, biawak dan kalong," ujarnya lagi.
Kata dia, untuk khasiatnya, baik daging ular, biawak dan kalong bermanfaat untuk mengobati penyakit kulit.
"Kalau darahnya bisa untuk penambah stamina dan empedunya untuk obat panas dalam," katanya.
Dalam semalam, penghasilan dari berjualan panganan berbahan dasar binatang ekstrem itu cukup fantastis. Sebelum pandemi ia selalu menghabiskan masing-masing 15 kilogram ular kobra dan biawak. Namun saat pandemi menurun hanya sekira 5 kilogram.
"Kalau penghasilan sebelum pandemi Rp 3-5 juta per hari, tapi saat pandemi turun jadi Rp 1,5-2 juta per hari," imbuh dia.
Kontributor : Hairul Alwan
Berita Terkait
-
Pembeli Rokok di Cipondoh Tangerang Dicelurit Akibat Kurang Duit
-
Panti Pijat di Kelapa Dua Disegel Satpol PP Kabupaten Tangerang
-
Jelang Tahun Baru, Satgas Covid-19 Tangerang Patroli Sampai ke Gang-gang
-
Detik-detik Kebakaran Ruko di Tangerang, Ibu dan Anak Tewas Berpelukan
-
Pilu, Terjebak Kebakaran Ruko di Tangerang, Ibu dan Anak Tewas Berpelukan
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Cari HP Samsung Murah? Ini 8 Galaxy A Series yang Layak Dipilih
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Motor Hantam Forklift di Jalan Raya Serang-Tangerang, Pasangan Suami Istri Tewas
-
DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi
-
Terancam Sanksi Disiplin Berat, Oknum Pejabat Satpol PP Kabupaten Tangerang Dilaporkan ke Polisi
-
Pemkab Tangerang Raih Penghargaan TP2DD Terbaik Se-Jawa Bali
-
Sampah Karton Aseptik Melonjak, Kemenperin dan KLH Genjot Penerapan EPR