SuaraBanten.id - Rasa duka menyelimuti Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang Selatan (Tangsel), lantaran ketuanya Bambang Dwitoro meninggal dunia.
Almarhum Bambang, diketahui meninggal dunia pukul 03.40 WIB di Rumah Sakit Sari Asih Ciputat, Sabtu (12/12/2020).
Dia meninggal, setelah menjalani perawatan karena terkonfirmasi positif Covid-19 dan menjalani perawatan sejak Kamis (3/12/2020).
Bambang, diketahui meninggal satu hari sebelum memperingati hari lahirnya yang ke 41 tahun, Minggu 13 Desember 2020.
Pria kelahiran tahun 1979 itu, meninggalkan seorang istri berusia 40 tahun dan dua anak. Diketahui, anak pertamanya tahun ini masuk ke pondok pesantren.
Almarhum bersama keluarga, tinggal di Jalan Menjangan 3A Pondok Ranji, Ciputat Timur, Tangsel.
"Almarhum meninggal sebelum memperingati ulang tahun ke-41, besok hari Minggu," kata ketua RT setempat, Asmui, Sabtu (12/12/2020).
Asmui menuturkan, almarhum Bambang, dikenal sebagai sosok yang baik dan ramah.
"Beliau sosok yang baik, ramah, orangnya diem enggak banyak bicara. Baik betul pokoknya," ungkap Asmui.
Baca Juga: Hari Ini, KPU Pandeglang Gelar Rapat Pleno Rekaptulasi Penghitungan Suara
Bambang, meninggal tiga hari setelah perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Tangerang Selatan pada 9 Desember 2020 lalu.
Terakhir, Bambang sibuk menerima dan mendampingi Komisi II DPR RI untuk memantau persiapan dan logistik Pilkada, Kamis (3/12/2020).
Setelah itu, Bambang kemudian masuk ke Rumah Sakit Sari Asih dan menjalani perawatan lantaran merasa kelelahan. Dua hari kemudian, Bambang dinyatakan positif Covid-19.
Kontributor : Wivy Hikmatullah
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Langgar 3 Ranah Hukum Sekaligus, Kementerian LH Gugat Produsen Oli Bekas di Tangerang
-
Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat
-
Ibu Rumah Tangga Jadi Pengedar, Ambil 3.453 Paket Sabu di Tong Sampah Minimarket Bojonegara
-
Sungai Ciujung Menghitam dan Berbau Menyengat, Warga Serang: Mau Tidur Saja Enggak Nyaman