SuaraBanten.id - Kurang dari 24 jam Pemilihan Kepala Daerah Kota Tangerang Selatan atau Pilkada Tangsel 2020 akan dilaksanakan.
Pada H-1 Pilkada Tangsel 2020, Suara.com secara khusus mengupas sekilas para paslon yang bertarung menjadi pemimpin di kota berjuluk Kota Anggrek tersebut.
Kali ini yang akan dikupas adalah paslon nomor urut 1, Muhamad dan Rahayu Saraswati Djojohadikusumo.
Berikut Suara.com paparkan profil singkat dan visi misi Muhamad-Saras:
Sekilas Sosok Muhamad
Calon Wali Kota Tangsel nomor urut 1 Muhamad, merupakan mantan Sekretaris Daerah Kota Tangerang Selatan 2017-2020.
Sosok yang khas dengan kumisnya itu sudah memulai karier Pegawai Negeri Sipil (PNS) sejak 1987 dan pensiun lebih awal diusia 56 tahun, dan memutuskan maju di Pilkada tahun ini.
Bapak empat anak itu juga merupakan Ketua PSSI Tangsel sejak 2010-sekarang.
Lahir di Ciputat pada 1964, Muhamad menempuh pendidikan SDN Serua II dan menamatkan pendidikannya hingga S-2 di Menara Siswa Bogor.
Baca Juga: Muhamad-Rahayu Diduga Sebar Duit Rp 50 Ribu Jelang Pilkada Tangsel Besok
Muhamad termotivasi mencalonkan diri sebagai calon Wali Kota Tangsel lantaran ingin meningkatkan kualitas pelayanan, pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
"Sasarannya peningkatan kesejahteraan masyarakat, pengentasan kemiskinan, penyerapan tenaga kerja, pembangunan infrastruktur layak fungsi, penataan kota dan perbaikan lingkungan," tulisnya dalam lembar biodata yang tercatat di KPU Tangsel.
Sekilas Sosok Saras
Rahayu Saraswati Djojohadikusumo adalah putri dari Hashim Djojohadikusumo, adik dari Menhan Prabowo Subianto.
Saras merupakan mantan anggota Komisi VIII DPR RI Dapil Jawa Tengah IV pada 2013-2018.
Kini, Saras menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Partai Gerindra.
Tag
Berita Terkait
-
Pasar Gaduh! Keponakan Prabowo Diisukan Jadi Gubernur BI
-
Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis
-
Muhamad Yusuf Singkirkan Unggulan Pertama, Melaju ke Semifinal Macau Open 2026
-
Menpar Widi Minta Anggaran Rp709 Miliar, Keponakan Prabowo: Sudah Lapor Presiden? Belum?
-
Dana Pribadi Prabowo untuk Urusan Negara: Indonesia Demokrasi atau Monarki?
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
PBNU Minta Ponpes Tanpa Izin Dilarang Beroperasi dan Dilarang Pakai Gelar Kiai
-
Lebak Resmi Siaga Darurat Kekeringan! BPBD Pasok Air Bersih Setiap Hari ke Desa Pelosok
-
Rekor Tiga Kali Selundupkan Sabu dan Ekstasi ke Jakarta, Bareskrim Buru Jaringan Pilot Malaysia
-
Judol dan Pinjol Intai Buruh Banten, Ada Pekerja Terlilit Utang Miliaran hingga Kena PHK
-
Pilot Malaysia Terbangkan Pesawat ke Indonesia dalam Kondisi Positif Kokain hingga Ekstasi