SuaraBanten.id - Telur bebek sejatinya tidak hanya enak dijadikan telur asin ataupun bahan martabak. Telur bebek bahkan diketahui mengandung gizi dan nutrisi yang lebih bagus dari telur ayam.
Salah satu keunggulan telur bebek ukurannya yang lebih besar 50 persen dari telur ayam.
Selain ukuran, berikut 5 alasan mengapa telur bebek lebih menyehatkan dibanding telur ayam, seperti mengutip Boldsky, Minggu (6/12/2020).
1. Efek antibakteri lebih banyak
Seperti diketahui bagian putir pada telur punya fungsi perlindungan dari bakteri penganggu, sehingga embrio ayam bisa terlindungi dari paparan bakteri salmonella.
Itu jugalah yang menjadikan telur bebek lebih banyak mengandung antibakterinya, karena memiliki jumlah putih telur yang lebih banyak.
Hal ini berdasarkan hasil studi yang menunjukkan putih telur bebek memiliki aktivitas antimikroba lebih tinggi terhadap bakteri salmonella dibanding telur ayam.
2. Lebih banyak protein
Pada telur bebek terkandung setidaknya lima jenis protein, yaitu ovalbumin 40 persen, ovomucoid 10 persen, ovotransferrin 2 persen, ovomucin 3 persen dan lisozim 1,2 persen.
Baca Juga: Merinding! Disangka Kue Isi Cokelat, Pas Didekati Ternyata Aslinya Begini
Dibandingkan telur ayam, telur bebek juga menunjukkan memiliki konsenterasi protein yang lebih tinggi.
3. Lebih tinggi asam folat
Telur bebek mengandung 80 mikrogram asam folat per 100 gram, sedangkan pada telur ayam hanya mengandung 47 mikrogram asam folat per 100 gram.
Tingginya asam folat atau dikenal juga vitamin B9 pada telur bebek dikaitkan dengan penurunan risiko komplikasi kehamilan, penyakit jantung dan kanker.
4. Tinggi asam lemak omega 3
Seperti diketahui kuning telur tinggi sumber asam lemak esensial yang baik bagi tubuh seperti asam linoleat.
Berita Terkait
-
Apa Bedanya Telur Bebas Sangkar dan Telur Biasa?
-
Peternak Ayam Petelur Ngeluh Harga Jual Anjlok, Mentan Amran Tawarkan Kasih ke MBG
-
Telur Surplus, Tepung Telur Masih Impor: Pemerintah Baru Mau Bangun Pabrik
-
Perusahaan Bioteknologi Asal China Jajaki Pasar Bahan Baku Berbasis Telur di Fi Asia Indonesia 2026
-
Kapan Bayi Boleh Makan Telur? Ini Penjelasan IDAI
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Pabrik Sepatu PT PWI 1 di Serang Bakal Pindah ke Jateng, Ini Dugaan Penyebabnya
-
Aktivitas Erupsi Tak Surutkan Langkah Nelayan Pandeglang Tetap Melaut
-
Modus Jual Sembako Tak Setor Hasil, Kejati Banten Tahan Tersangka Korupsi PT ABM Rp6,8 M
-
Kampung Somang yang Tenggelam di Bendungan Karian Kembali Muncul, Ini Penjelasan Pengelola
-
Pimpin PUTRI Banten, Nana Sunjana Target Pariwisata Dongkrak Ekonomi Masyarakat